BolaSkor.com - Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan beserta jajaran dan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong, sudah melakukan pertemuan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia (RI), Zainudin Amali.

Pertemuan ini membahas proses naturalisasi atau perpindahan pemain keturunan, yang bertujuan untuk membela Timnas Indonesia. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Kamis (10/2).

Hasilnya, Menpora Zainudin Amali memberikan rekomendasi untuk proses naturalisasi Sandy Walsh dan Jordi Amat. Proses naturalisasi tersebut akan dipercepat, karena targetnya keduanya bisa membela Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2023, Juni 2022 mendatang.

Namun, Menpora Zainudin Amali tidak bisa menjanjikan tanggal pastinya. Pasalnya, proses ini harus mendapat persetujuan DPR RI, Kementerian Hukum dan Ham RI, serta Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).

Baca Juga:

Ranking FIFA Indonesia Naik Tajam

Rizky Ridho Menggapai Mimpi Main di Luar Negeri, Asia Dahulu Baru Eropa

"Karena ini mendesak, Insya Allah kami akan membantu untuk mempercepatnya," ujar Menpora Zainudin Amali dalam jumpa pers, dikutip dari Antara.

"Saya tidak bisa menyampaikan waktu tuntasnya kapan," tambahnya.

Sementara itu, Ketum PSSI Mochamad Iriawan mengapresiasi bantuan Menpora Zainudin Amali.

"Kami mengapresiasi respons Menpora. Dengan proses yang dibantu Menpora, semoga mereka (Sandy Walsh dan Jordi Amat) dapat segera bergabung dengan Timnas kita," tutur Iriawan.

Lebih lanjut, Iriawan mengungkapkan, dua pemain keturunan lainnya dicoret dari proses naturalisasi. Keduanya adalah Mees Hilgers (Belanda) dan Kevin Diks (Belanda).

"Yang dua lainnya, keluarga mereka tak mengizinkannya. Kami pun tidak memaksa," kata Iriawan.

Sandy Walsh
Sandy Walsh. (Instagram)

Profil Sandy Walsh dan Jordi Amat

Sandy Walsh merupakan seorang pemain belakang, tepatnya bek kanan, yang saat ini bermain untuk klub Liga Belgia, KV Mechelen.

Pemain berumur 26 tahun itu memiliki garis keturunan Indonesia dari sang ibu, Brigitta Portier, yang dilahirkan dari orangtua asal Jawa Timur. Diketahui, kakek Sandy Walsh berasal dari Surabaya, sedangkan sang nenek merupakan orang Malang.

Sedangkan, Jordi Amat saat ini bermain di Liga Belgia bersama KAS Eupen. Namun, sebelum bermain untuk KAS Eupen, Jordi Amat tercatat pernah bermain di kompetisi elite Eropa, seperti Spanyol dan Inggris.

Di Spanyol, pemain berusia 29 tahun tersebut pernah memperkuat Espanyol, Rayo Vallecano, dan Real Betis.J

Jordi Amat diketahui mempunyai garis keturunan Indonesia dari sang nenek. Nenek Jordi Amat diketahui berasal dari Sulawesi Selatan.