BolaSkor.com - Hariono mendapat tantangan luar biasa sebagai pesepak bola di usia 34 tahun. Setelah sebelas tahun bersama Persib Bandung, Hariono kini menjadi bagian tim jawara Liga 1 2019, Bali United.

Kehadiran Hariono merupakan ciri dari tim yang dibesut Stefano Cugurra. Saat bersama Persija Jakarta, Teco, sapaan akrabnya, membuat kejutan dengan memfungsikan bek senior, Maman Abdurrahman.

Lalu saat musim perdana bersama Bali United, Teco mendatangkan Leonard Tupamahu. Awalnya, keputusan tersebut berujung kritikan. Teco kemudian membalasnya dengan gelar Liga 1 2018 di Persija dan Liga 1 2019 di Bali United.

Hariono merupakan kejutan di musim kedua Teco bersama Bali United. Jangankan suporter Bali United, Hariono pun tak menyangka bakal gabung Serdadu Tridatu.

Baca Juga:

Respons COO Bhayangkara FC soal Datangkan Ilija Spasojevic

Addison Alves Gabung Bali United, Teco Jelaskan Statusnya

Perekrutan Hariono tentu tak sembarangan. Teco memberi kepercayaan penuh pada Hariono, seperti halnya itu didapat Maman dan Leonard. Kini, tugas Hariono adalah menjawab kepercayaan itu dengan prestasi.

Bagi Hariono, Teco merupakan sosok baru. Inilah kerja sama pertama. Meski begitu, Hariono selama ini sudah mengamati cara bermain tim yang dibesut Teco. Kini, tugasnya bukan sekadar mengamati, tapi hadir dalam permainan itu.

"Kemarin-kemarin sudah lihat bagaimana cara mainnya. Sekarang, saya berusaha kerja sama dengan coach Teco. Saya akan adaptasi dengan gaya mainnya," terang Hariono.

Tugas Hariono sangat berat. Di posisi gelandang bertahan, ada Brwa Nouri, M Taufiq dan Reza Irfana. Dia harus membuktikan dalam sesi latihan agar diberi kepercayaan untuk main.

"Soal main atau tidak, itu tergantung sama pelatih. Saya datang ke sini hanya berusaha untuk kerja keras dan memberikan yang terbaik," ucap Hariono. (Laporan Kontributor Putra Wijaya/Bali)