BolaSkor.com - Lini serang Arema FC dipastikan berkurang satu dalam komposisi terbaiknya di sisa pekan kompetisi menyusul cedera yang dialami Dedik Setiawan, hingga membuatnya harus lebih awal mengakhiri kiprah di Liga 1 2019.

Situasi itu terjadi setelah duet Sylvano Comvalius ternyata memiliki cedera yang cukup parah. Jaringan otot pada lutut yang menjadi penghubung tulang paha dan tulang kering milik Dedik bermasalah, dan lebih dikenal dengan ACL (Anterior Cruciate Ligament).

Cedera itu yang membuatnya tidak bisa lagi melanjutkan laga di menit 54, saat Arema FC dihajar 2-6 oleh PSM Makassar, 16 Oktober lalu. Padahal, Dedik baru saja kembali usai cedera panjang di awal Oktober.

Baca Juga:

Sylvano Comvalius Dipastikan Siap Kembali Tampil Saat Menjamu Madura United

Ubah Target, Arema FC Ingin Finish Runner-up

"Cederanya memang cukup parah, yaitu ACL. Aktivitas berjalan tidak maksimal, karena ada robek pada (otot jaringan) ACL," kata Sport Terapis Arema FC, David Setiawan.

Oleh karena itu, pihaknya enggan mengambil risiko terlalu besar. Dedik pun diberikan rekomendasi untuk naik ke meja operasi, sebagai opsi yang terbaik dalam kelanjutan karirnya bersama Arema FC ke depan.

"Opsi terbaiknya adalah naik ke meja operasi, dan untuk sementara dilakukan upaya penguatan melalui terapi," ungkap David.

"Sehingga membutuhkan waktu 6 sampai 8 bulan untuk kembali ke kondisi yang benar-benar fit. Tapi untuk lebih jelasnya secara teknis, dokter tim yang lebih paham," tambahnya.

Mengacu pada hal itu, praktis kiprah Dedik berakhir lebih awal di Liga 1 musim ini. Lantaran Arema FC tinggal menyisakan 9 laga sisa sepanjang bulan November hingga Desember nanti. (Laporan Kontributor Kristian Joan/Malang)