BolaSkor.com - Mantan pemain Manchester City, Danny Mills, mengkritik rencana Ole Gunnar Solskjaer yang ingin menjadikan Jadon Sancho sebagai bek sayap. Mills menantang Solskjaer turut menggeser Cristiano Ronaldo menjadi bek tengah.

Manchester United membeli Jadon Sancho seharga 85 juta euro pada bursa transfer musim panas kemarin. Sang pemain kembali ke Inggris usai mengadu nasib di Borussia Dortmund.

Harapan besar pun berada di pundak Sancho. Maklum, ketika di Dortmund, Sancho adalah pemain dengan kemampuan apik untuk mencetak gol dan memberikan assist.

Baca Juga:

Ralf Rangnick, Pelatih yang Dibutuhkan Manchester United?

Roy Keane Kritik Habis-habisan Harry Maguire, Disebut bak Robot

Harry Maguire Tak Cocok Jadi Kapten Manchester United

Namun, hingga saat ini, Sancho justru menjadi langganan bangku cadangan The Red Devils. Tak heran, suara-suara sumbang mulai mengemuka.

Solskjaer pun berencana menempatkan Sancho sebagai bek sayap untuk memberikan kesempatan lebih kepada sang pemain. Namun, ide tersebut ditentang Danny Mills.

"Semoga Solskjaer berhasil mengubah Sancho menjadi bek sayap. Sancho tidak terlalu banyak membela Inggris di Piala Eropa karena tak cukup baik dalam bertahan. Dia juga tidak pernah bermain pada posisi itu di Dortmund," tegas Mills kepada Football Insider.

Mills heran kenapa Solskjaer bisa punya niat seperti itu. Menurutnya, itu sama saja menggeser Cristiano Ronaldo ke posisi palang pintu.

"Itu adalah pelanggaran yang bisa menyebabkan pemecatan. Haruskan kita menempatkan Ronaldo sebagai bek tengah karena dia bisa menyundul bola?" terang Mills.

"Saya pikir, Ronaldo bisa menyundul bola lebih baik daripada bek tengah saat ini. Jadi, haruskah dia ditempatkan sebagai bek tengah? Ini lebih dari konyol."

Posisi Solslkjaer sebagai nakhoda Manchester United memang sedang mendapatkan banyak sorotan. Sang pelatih diisukan akan digantikan jika terus meraih hasil jeblok.