BolaSkor.com - Arema FC sudah memperbaharui susunan agenda tim pasca mendapat kepastian terkait kelanjutan Liga 1 2020, hingga berujung pada latihan perdana yang dimulai pada Senin (20/07) nanti.

Namun demikian, pihak klub mengkonfirmasi bahwa ada peluang tidak semua anggota tim bisa berlatih bersama. Hal itu sebagai wujud komitmen klub yang menerapkan standar protokol kesehatan sebelum menggelar latihan pertama di tengah masa pandemi Virus Corona (COVID-19).

"Setelah berkumpul di Malang, maka akan ada rapid test pada 17 Juli, setelah Shalat Jumat," kata General Manager Arema FC, Ruddy Widodo.

Nah, hasil dari rapid test ini lah yang akan berpengaruh pada komposisi pemain, pelatih hingga ofisial saat latihan pertama nanti. Jika ada diantara mereka yang terindikasi reaktif covid-19, maka dipastikan akan absen pada latihan yang dipimpin Mario Gomez itu.

Baca Juga:

Arema FC Rencanakan Rapid Test 17 Juli dan Latihan Tiga Hari Berselang

Alasan Arema FC Tak Setuju Usulan Liga 1 Tanpa Penonton

Manajemen berpijak pada pengalaman saat dua pemainnya terindikasi reaktif beberapa waktu lalu. Namun setelah melalui Swab Test, hasilnya negatif covid-19 dengan kondisi normal.

"Kalau reaktif, ya istirahat dulu. Mungkin bisa istirahat di mess dulu sampai bisa ikut latihan," terangnya.

Sedangkan terkait rapid test, tim Singo Edan merasa terbantu setelah bekerja sama dengan pihak ketiga. Sehingga, penerapan protokol kesehatan bisa berlangsung lancar dan sesuai standar medis.

"Tidak semuanya langsung ikut. Saat ini sedang disusun protap (prosedur tetap) nya, mungkin diurut siapa dulu yang ikut rapid test. Agar tidak berkumpul," pungkas Ruddy Widodo. (Laporan Kontributor Kristian Joan/Malang)