BolaSkor.com - Meninggalnya mantan pelatih Timnas Indonesia, Henk Wullems menjadi kabar yang mengejutkan untuk sepak bola Indonesia. Pelatih asal Belanda tersebut merupakan salah satu sosok legendaris di kancah sepak bola Tanah Air.

Henk Wullens menjadi menir Belanda yang berjaya ketika berkarier sebagai pelatih di Indonesia. Ia meninggal dunia pada Sabtu (15/8) dalam usia 84 tahun. Henk Wullems diketahui meninggal dunia karena penyakit stroke yang dialaminya, dan rencananya akan dikremasi di Tilburg, Belanda.

Pria kelahiran 21 Januari 1936 ini memiliki kenangan yang tidak bisa dilupakan oleh pencinta sepak bola di Indonesia. Mantan pelatih AZ Alkmaar ini pernah meraih gelar juara bersama dua klub berbeda di Indonesia, Bandung Raya dan PSM Makassar.

Baca Juga:

Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Henk Wullems Meninggal Dunia

Wawancara Eksklusif Charis Yulianto: Sosok Mario Gomez, Arema, hingga Pesan untuk Bibit Timnas Indonesia

Kariernya di Indonesia terbilang cukup baik. Dia membesut Mastrans Bandung Raya pada 1995-1996 langsung mejadi juara. PSM Makassar pada 1999-2000 dan 2006, Persikota Tangerang pada 2002, Arema Malang pada 2003, dan Persegi Bali FC pada 2007-2008.

Henk Wullems (Istimewa)

Sementara untuk Timnas Indonsia, Wullems pernah memberi jasa pada tahun 1996-1998. Ia dipilih untuk memimpin tim berlaga di SEA Games 1997 di Jakarta. Banyak yang memiliki ekspektasi tinggi kepadanya ketika menangani Timnas Indonesia .

Namun pada nyatanya, Wullems hanya mampu memberikan medali perak untuk Timnas Indonesia. Ketika final yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno. Fakhri Husaini dan kawan-kawan kalah adu penalti 2-4 dari Thailand. Sebelumnya, sampai babak tambahan waktu berakhir, Indonesia dan Thailand bermain imbang 1-1.

Dua pemain yang pernah menjadi bagian dari tim tersebut Widodo Cahyono Putro dan Kurniawan Dwi Yulianto mengaku memiliki kesan tersendiri kepada Wullems.

Bahkan Widodo mengaku Wullems pernah memberikan pesan kepada para pemain yang bermain di SEA Games pada waktu itu. Pesan itu lah yang menjadi pedomannya dalam bermain maupun melatih saat ini.

"Momen yang paling berkesan dengannya pasti pada SEA Games 1997 lalu. Beliau sebagai pelatih yang memiliki karakter yang luar biasa," kata Widodo C Putro ketika dihubungi oleh BolaSkor.com, Rabu (19/8).

"Selain itu beliau juga menjadi salah satu inspirasi saya dalam melatih sampai sekarang. Pesan yang selalu saya ingat dari beliau adalah kita harus bisa menikmati profesi yang kita tekuni dengan sepenuh hati," tambah pelatih Persita Tangerang tersebut.

Kurniawan juga pernah menjadi bagian skuat Wullems di PSM Makassar dan Timnas Indonesia. Ia juga memiliki kesan tersendiri pada pelatih asal Belanda terserbut.

"Banyak hal positif yang kau ajarkan kepada kami, juara bersama PSM dan runner-up bersama Timnas Indonesia SEA Games 1997 mejadi momen indah yang tak bisa terlupakan. Bersama kita kerja sama dan banyak kenangan indah yang tak bisa terlupakan. Terima kasih banyak atas ilmunya, Selamat jalan Mr Henk Wullems," ujar Kurniawan.

Selain dua pemain tersebut, pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti juga memiliki pengalaman ketika dilatih oleh Wullems. Satu yang ia terapkan sampai saat ini adalah kedisiplinan pemain yang harus bisa terus terjaga.

"Banyak sekali hal positif yang diberikan oleh beliau. Kerja keras dan disiplin selalu menjadi contoh yang baik darinya. Beliau selalu berpesan kepada kami para pemain, bahwa kalau latihan harus 100 persen dan itu yang saya terapkan saat ini di Timnas Indonesia U-16," ujar Bima Sakti kepada BolaSkor.com.