BolaSkor.com - Tunggal putra Denmark, Jan O Jorgensen, segera gantung raket dalam waktu dekat. Jorgensen merasa kehilangan motivasi bersaing di dunia bulu tangkis.

Denmark Open 2020 yang berlangsung 13 Oktober akan menjadi pentas terakhir Jorgensen. Sebelumnya, Jorgensen berencana tampil pada beberapa turnamen.

Sejak 2015, Jorgensen mengalami pasang surut karier. Badai cedera membuatnya tak mampu bersaing di papan atas tunggal putra dunia.

“Saya sudah berjuang untuk kembali ke level saya sebelum mendapat cedera. Namun, banyak yang terjadi pada nomor tunggal putra sejak 2017 dan permainan terus berkembang, sedangkan motivasi dan semangat saya justru kian menurun," ucap Jorgensen dikutip dari BadmintonEurope.

Baca Juga:

Catatan PBSI dari Penyelenggaraan Turnamen Internal

2 Opsi Indonesia Open 2020, Termasuk Tanpa Penonton

“Saya tidak bisa jujur dengan diri saya sendiri saat saya tidak berkompetisi dengan para pemain terbaik pada turnamen besar. Padahal, itu alasan saya bermain bulu tangkis,” sambungnya

Dalam perjalanan kariernya, Jorgensen memiliki catatan mengilap. Ia merupakan pebulu tangkis Eropa pertama yang bisa menjuarai China dan Indonesia Open.

Namun, keputusan pensiun terpaksa diambil Jorgensen. Rencana ini sudah dipikirkan matang peraih medali emas Piala Thomas itu.

“Keputusan ini tidak diambil mendadak. Rasanya sakit setiap hari dan sekarang saya sudah tidak tahan lagi," kata Jorgensen.