BolaSkor.com - Pembalap Honda Team Asia, Andi Gilang, mengaku tak punya banyak pilihan saat terlibat pada insiden yang terjadi pada Moto 2 Austria yang berlangsung di Red Bull Ring akhir pekan lalu. Jika tidak menghindar, Andi bisa saja menabrak Hafiz Syahrin yang terpental dari motornya.

Insiden yang terjadi pada Moto2 Austria bermula saat Enea Bastianini mengalami high side di tikungan pertama. Rider asal Italia itu berhasil menghindar ke gravel, tetapi motornya berada di tengah trek dan dihantam Syahrin yang berada di belakang.

Andi dan Edgar Pons yang berada di belakang Syahrin tak bisa mengelak. Mereka terpaksa berbelok ke gravel demi menghindari Syahrin.

“Saat kualifikasi, saya mencapai posisi grid terbaik saya. Saya memiliki kecepatan yang kompetitif. Dan juga, saya memiliki performa yang bagus. Tiba-tiba, saat keluar Tikungan 1, saya menemukan motor Bastianini dan Shyarin,” ujar Andi.

Baca Juga:

Hampir Celaka di MotoGP Austria, Rossi Tuding Zarco sebagai Biang Kerok

MotoGP Austria: Dovizioso Persembahkan Kemenangan ke 50 untuk Ducati

“Satu-satunya pilihan saya adalah pergi ke area rumput, bersama dengan Corsi dan Pons, yang jatuh di depan saya, dan tidak mungkin untuk menghindari dampaknya," imbuh dia.

Untungnya, tak ada pembalap yang mengalami cedera serius pada insiden tersebut. Baik, Syahrin, Andi, dan Bastianini bisa kembali membalap pada Moto2 Styria, Minggu (23/8).

Andi tak ingin larut dalam kekecewaaan. Pembalap asal Bulukumba itu sebisa mungkin membalas kegagalan pada Moto2 Styria.

“Bagaimanapun, akhir pekan depan kami akan berkendara lagi di sini di Austria, dan saya akan memiliki kesempatan baru," ujar Andi.