BolaSkor.com - Perwakilan Mola TV, Mirwan Suwarso, menegaskan akan bekerja sama dengan pihak berwajib untuk memberantas penyiaran Piala Eropa 2020 secara ilegal. Selain itu, ia juga mengungkapkan Mola TV terbuka bekerja sama dengan pihak lain.

"Efektif pada dua hari lalu surat dari kementerian hukum sudah terbit. Streaming ilegal akan segera diproses dan setiap pihak yang melanggar akan diserahkan pada pihak berwajib," kata Mirwan, di Senayan City, Jakarta, Selasa (3/12).

Baca juga:

Joachim Low Senang Jerman Ada di Grup Maut

Gareth Southgate Nilai Ada 10 Tim Favorit Juara Piala Eropa 2020

Mola TV (Johan Kristiandi/BolaSkor.com)

"Bila masih melanggar silakan bertemu tim legal beserta pihak kepolisian. Kami yakin mereka akan menegakkan hukum yang berlaku," sambungnya.

Piala Eropa 2020 akan diselenggarakan pada Juni-Juli 2020 dan menyajikan 51 pertandingan. Dari jumlah tersebut, 12 di antaranya hanya akan dapat disaksikan melalui layanan Mola TV.

Hak eksklusif Mola TV atas ke 12 pertandingan tersebut terbagi dengan rincian sebagai berikut, sembilan pertandingan putaran pertama, dua pertandingan putaran 16 besar, dan satu pertandingan putaran delapan besar.

Rencananya, Mola TV akan menjalin kerja sama dengan penyedia akses internet untuk mengintegrasikan aplikasi Piala Eropa 2020 Mola TV ke dalam layanan mereka, dan IndiHome milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menjadi mitra pertama yang akan menyertakan aplikasi Piala Eropa 2020 Mola TV.

Sementara itu, terkait kerja sama dengan pihak lain, Mola TV mengaku terbuka. Mereka sedang berusaha memberantas streaming ilegal.

"Sejauh ini sudah ada empat kasus yang sedang ditangani pihak berwajib. Kami akan membuka kerja sama khusus acara nobar Piala Eropa 2020," terang Mirwan.