BolaSkor.com - Zlatan Ibrahimovic tertangkap kamera menghantam Cesar Azpilicueta saat Spanyol bertemu Swedia pada babak kualifikasi Piala Dunia 2022, pekan lalu. Penyerang AC Milan itu kini menjelaskan alasan dari sikap tersebut.

Ibrahimovic tampil sebagai pemain pengganti dalam laga yang berlangsung di Estadio de La Cartuja, 15 November silam. Sayang kehadirannya tak mampu menghindarkan Swedia dari kekalahan tipis 0-1.

Insiden menarik terjadi pada masa injury time. Dalam situasi sepak pojok, Ibra terlihat menghantam tubuh Azpilicueta dengan bahunya.

Baca Juga:

Tampil Gemilang Kontra Milan, Dusan Vlahovic Tapaki Jejak Ibrahimovic

400 Gol Zlatan Ibrahimovic dan Catatan Unbeaten AC Milan

Saran Zlatan Ibrahimovic untuk Karier Kylian Mbappe

Zlatan Ibrahimovic menghantam Cesar Azpilicueta dengan bahunya.

Hal itu dilakukan dengan sengaja. Ibra pun langsung diganjar kartu kuning dan harus absen pada laga perdana babak play-off mendatang.

Ibra pun alasan kuat melakukan hal tak terpuji itu kepada Azpilicueta. Ia menilai bek Chelsea itu melakukan provokasi lebih dahulu kepada rekan setimnya.

Ibra menilai Azpilicueta hanya berani menyerang pemain Swedia yang lebih muda. Ia pun mengambil bertindak sebagai wakil untuk membalas perlakuan tersebut.

"Suatu hari di tim nasional, saya akan memberikan tekel kepada (Azpilicueta Spanyol). Saya melakukannya dengan sengaja," kata Ibrahimovic kepada The Guardian.

"Saya tidak malu untuk mengatakannya karena dia melakukan sesuatu yang bodoh kepada pemain saya. Yang saya lakukan memang bodoh tapi saya akan tetap melakukannya untuk membuatnya mengerti bahwa dia jangan melakukan itu."

"Anda tidak punya nyali untuk melakukannya terhadap saya. Namun saya akan menunjukkan kepada Anda apa yang terjadi jika Anda melakukannya kepada saya," tambahnya.

Ibrahimovic kini memang menjadi pemain paling senior di Timnas Swedia. Pengalamannya sangat dibutuhkan untuk membawa Blagult ke putaran final Piala Dunia 2022.

Apa yang dilakukan Ibrahimovic kepada Azpilicueta memang tak patut ditiru. Namun hal itu setidaknya membuat rekan-rekan setimnya menjadi lebih berani andai menghadapi situasi serupa.