BolaSkor.com- Legenda bulutangkis Indonesia, Icuk Sugiarto, menilai Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) telah zalim kepada putranya, Tommy Sugiarto. PBSI tidak memanggil Tommy untuk tampil pada Piala Thomas 2018 di Bangkok, Thailand, 20-17 Mei.

Padahal secara rangking dunia, Tommy jauh lebih baik dari dua wakil Indonesia, Ihsan Maulana Mustofa dan Firman Abdul Kholik. Tommy menghuni peringkat ke-24, sementara Ihsan dan Firman berada di urutan 48 dan 92.

Icuk menilai konflik internal antara dirinya dengan PBSI terbawa hingga ke pemilihan pemain. Padahal induk bulutangkis Indonesia itu seharusnya bersikap netral.

"Bukan karena kebetulan Tommy Sugiarto itu anak saya, akan tetapi kan nampak sekali bagaimana PBSI sendiri telah melakukan ketidakadilan dan penzaliman terhadap hak-hak atlet (non pelatnas). (Piala Thomas) Ini kan bicara Indonesia," kata Icuk.

"Kita bisa lihat kalau Tommy Sugiarto belum ada satupun dari empat pemain tunggal Indonesia yang mampu mengalahkannya. Akan tetapi, dia tidak dimainkan (di Piala Thomas) dan dari segi peringkat Tommy juga menempati peringkat 24 dunia. Kalau dibandingkan dengan pemain ketiga dan keempat tunggal Indonesia (peringkat Tommy lebih baik)," sambungnya.

Tim Indonesia pada akhirnya gagal meraih prestasi terbaik pada Piala Thomas 2018. Indonesia hanya merebut medali perunggu dari target menjadi juara. Adapun tim Uber Indonesia juga tak bisa berbicara banyak karena harus terhenti pada perempat final.