BolaSkor.com - Pemecatan Frank Lampard dari kursi manajer Chelsea turut mendapat perhatian Jose Mourinho. Namun bos Tottenham Hotspur tersebut justru memberikan pesan menohok untuk mantan anak asuhnya tersebut.

Lampard resmi dipecat Chelsea setelah kinerjanya dianggap mengecewakan. The Blues tercecer dari persaingan merebut gelar juara Premier League meski telah membeli banyak pemain bintang pada bursa transfer musim panas.

Mourinho dan Lampard memiliki hubungan yang istimewa. Kombinasi keduanya sempat mengantarkan Chelsea ke era kejayaan.

Baca Juga:

10 Fakta Seputar Pemecatan Frank Lampard oleh Chelsea

Tinggal Tunggu Waktu, Thomas Tuchel Akan Jadi Manajer Baru Chelsea

Frank Lampard Punya Kesempatan Mundur Awal Musim

Frank Lampard dan Jose Mourinho

Namun hubungan kedua sosok ini sempat memanas saat Tottenham bertemu Chelsea pada ajang Piala Liga, akhir September silam. Mourinho dan Lampard terlibat adu mulut yang panas di pinggir lapangan.

Mourinho sudah mendengar kabar pemecatan Lampard. Meski bersimpati, ia seperti enggan untuk menghiburnya.

"Saya selalu sedih ketika seorang rekan kerja kehilangan pekerjaannya dan Frank bukan hanya seorang kolega dia adalah orang penting dalam karir saya jadi saya merasa menyesal dia harus mengalaminya," kata Mourinho usai laga Wycombe kontra Tottenham.

"Namun saya tidak berpikir Frank ingin berbicara dengan saya atau dengan siapa pun selain dari lingkaran dekat keluarga dan teman-temannya."

Mourinho bukannya tidak peduli dengan kondisi Lampard. Namun ia seperti ingin mengajarkan mantan anak buahnya tersebut tentang betapa kejamnya dunia kepelatihan.

Lampard memang terhitung baru meniti karier sebagai manajer sehingga masih miskin pengalaman. Chelsea merupakan klub Premier League pertama yang ditanganinya setelah memulai karier bersama Derby County.

"Ini (pemecatan) adalah kebrutalan sepak bola, terutama sepak bola modern. Jadi ketika anda menjadi manajer, anda tahu bahwa cepat atau lambat itu akan terjadi pada anda," tambahnya.

Mourinho memang sudah merasakan kejamnya petinggi Chelsea. Ia pernah dua kali merasakan pengalaman yang kini dialami Lampard.