BolaSkor.com - Siapa tak kenal Imanuel Putra Pratna. Dia salah satu pembalap motor Indonesia yang merasakan ketatnya persaingan balap level dunia.

Dia bahkan pernah terpilih untuk mengikuti latihan di akademi balap milik Valentino Rossi di Tavullia, Italia. Namun terhitung tahun 2019, lantaran sulitnya cari sponsor, El-sapaan akrabnya memutuskan berhenti balapan.

Menariknya kini ia coba dunia baru, yaitu bisnis kuliner. Dia membuka restoran Jepang, all you can eat bernama Omamori yang terletak di Jalan Samanhudi, Jakarta Pusat.

Baca Juga:

Disuruh Bayar Rp 1 Miliar, Imanuel Putra Pratna Gagal Bertahan di WSSP300 2019

Imanuel Putra Pratna Ceritakan Susahnya Cari Sponsor Balap di Indonesia

Saat bertemu BolaSkor.com, El bahkan menceritakan pernah ditawari tampil dengan fasilitas wild card di ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) 2019, tapi ia menolaknya.

"Kalau balapan terus, masa depan bagaimana. Akhirnya saya putuskan untuk bisnis dahulu. Kalau kangen balapan, masih bisa tes motor," El menuturkan.

"Awalnya (bisnis kuliner) diajak teman dan kebetulan tempatnya ada. Kemudian lihat pasar, restoran Korea sudah banyak dan yang Jepang all you can eat masih sedikit. Itulah ceritanya Omamori terbentuk," lanjut pria kelahiran 5 September 1996 ini.

Meski sudah jauh dari dunia balap, El masih mengikuti persaingan ajang motorsport, tak terkecuali MotoGP. Dia bahkan bicara panjang lebar saat ditanya prestasi rekannya di akademi Rossi, Francesco Bagnaia pada MotoGP 2019.

Untuk diketahui, pada musim debutnya, Pecco-sapaan akrabnya masih gagal bersinar bersama tim satelit Pramac Ducati. "Kalau bicara talenta, Pecco pembalap hebat. Terbukti ia juara dunia Moto2 (2018)," El menuturkan.

"Kini ia sedang proses adaptasi motor. Karena motor Ducati memang sulit ditaklukkan. Kita lihat musim depan. Karena ia bakal gunakan motor spesifikasi pabrikan," tambahnya.*