BolaSkor.com - Asisten pelatih PSIS Semarang, Imran Nahumarury kemungkinan bisa menjadi pelatih sementara jika lanjutan Liga 1 2020 akhirnya diputar 1 November mendatang.

Ini karena pelatih kepala Dragan Djukanovic dan asistennya Zarco Curcic sudah pulang ke negaranya Serbia pasca federasi PSSI menunda kompetisi 1 Oktober lalu. Apalagi PSIS memutuskan meliburkan tim dari semua kegiatan hingga waktu yang belum ditentukan.

Kendala kemungkinan akan dialami Dragan Djukanovic dan asistennya Zarko untuk kembali lagi ke Indonesia. Masalah administrasi akan menyulitkan mereka seperti yang sudah dialami gelandang asing Flavio Beck Junior yang gagal merapat ke Semarang belum lama ini.

Baca Juga:

Persib Kembali Ubah Program Latihan

Bali United Komitmen Ikuti Lanjutan Liga 1 Apa Pun Formatnya

"Mungkin kalau kemungkinan itu untuk pegang tim saya kira masih jauh lah. Saya tidak kepikiran ke situ. Yang saya pikir bagaimana kompetisi ini jalan atau di hentikan," kata asisten pelatih Imran Nahumarury.

Imran seperti diketahui saat ini pulang ke Jakarta sambil menunggu perkembangan kabar dari manajemen. Eks pemain Persija Jakarta ini telah memiliki lisensi kepelatihan A AFC. Lisensi tersebut di musim kompetisi 2020 masih bisa sebagai syarat minimal memegang posisi pelatih kepala tim Liga 1.

Sementara untuk musim 2021, kabarnya setiap pelatih Liga 1 minimal wajib berlisensi AFC Pro atau yang setara.

"Kita lihat situasi dan kondisi. Jangan kita berandai-andai dahulu. Biarlah sepakbola itu berjalan sendiri apa adanya. Sampai sejauh ini masih abu-abu. Kita lihat kemarin PSIS mengambil langkah-langkah. Dragan pulang, Wallace Costa yang sudah datang dia balik lagi. Jadi kalau misalnya kompetisi jalan terus Dragan harus datang lagi, Costa harus datang lagi, biaya klub akan membengkak. Jadi saya pikir keputusan manajemen ya meliburkan pemain sampai batas yang tak ditentukan. Saya pikir kita harus dukung," pungkas Imran.(Laporan Kontributor Ahmad Rizal/Semarang)