BolaSkor.com - Isu pemecatan Ernesto Valverde semakin santer terdengar usai kekalahan 2-3 Barcelona dari Atletico Madrid di semifinal Piala Super Spanyol. Menurut kabar yang beredar di Spanyol, legenda Barcelona, Xavi Hernandez, jadi kandidat kuat pengganti Valverde.

Xavi, 39 tahun, sudah menjalani karier kepelatihan sejak 2019 lalu di Qatar bersama Al Sadd. Namanya muncul sebagai kandidat pelatih Barcelona. Fans melihatnya seperti sosok Pep Guardiola, eks pelatih Barcelona yang kini jadi salah satu pelatih top di Eropa.

Terlebih, Xavi memiliki pandangan yang sama dengan Guardiola mengenai filosofi dan gaya bermain sepak bola yang sama - sesuai dengan filosofi Barcelona. Jadi, hanya masalah waktu sebelum Xavi kembali ke Camp Nou dan melatih Barcelona.

Baca Juga:

Barcelona Tawarkan Kontrak Xavi untuk Gantikan Ernesto Valverde

Keabadian dalam Diam Sepanjang Karier Xavi Hernandez

Filosofi Sepak Bola Xavi Hernandez: Menderita Tanpa Penguasaan Bola

Xavi Hernandez

Indikasi kedatangan mantan juara Piala Dunia dan Piala Eropa itu sudah bisa dilihat melalui konfirmasi Direktur Olahraga Al Sadd, Muhammad Ghulam Al Balushi. "Xavi tengah bernegosiasi dengan Barcelona," ucapnya singkat, dikutip dari Marca.

Menanggapi isu tersebut, Xavi menuturkan melatih Barcelona merupakan impiannya. Namun, selama belum ada kesepakatan yang tercapai, fokusnya saat ini adalah Al Sadd.

"Saya tidak dapat menyangkal bahwa impian saya adalah melatih Barcelona," tutur Xavi.

"Saya sudah mengatakannya berkali-kali, dalam banyak (sesi) wawancara. Semua orang tahu saya Saya penggemar Barcelona, klub ada di hati dan impian saya. Tapi untuk saat ini saya fokus pada Al-Sadd," terang dia.

Dua Direktur Barcelona, Oscar Grau dan Eric Abidal, telah bertemu dengan Xavi di Qatar. Xavi membenarkan hal tersebut, namun ia tidak menjabarkan detail percakapan tersebut.

"Abidal adalah teman saya. Saya sudah sering bertemu dengannya. Saya menghormati Barcelona, saya menghormati Valverde dan saya menghormati kontrak saya," imbuh Xavi.

"Saya melakukan pekerjaan saya di sini. Saya telah memfokuskan pada semi final dan sekarang saya memikirkan final. Saya sangat senang menjadi pelatih Al Sadd dan saya sangat menghormati klub ini. Saya tidak bisa mengatakan hal lain."

"Mereka (Abidal dan Grau) ada di sini dan kami berbicara tentang banyak hal. Mereka juga di sini untuk melihat bagaimana kinerja Ousmane Dembele.

"Itu dia. Saya minta maaf, tapi saya tidak bisa memberikan informasi lagi. Saya bersama Abidal. Dia teman saya. Itu saja. Saya di Al Sadd dan saya menghormati Valverde," pungkas Xavi.