BolaSkor.com - Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri mengikuti rapat Komite Teknik AFC secara virtual pada Senin (9/11) kemarin. Ada lima poin yang dibahas, salah satunya terkait lisensi untuk para pelatih.

Rapat Komite Teknik AFC itu dihadiri oleh semua anggota komite, termasuk Ketua Komite Teknik AFC Kohzo Tashima, Direktur Teknik AFC, Andy Roxburg, dan Sekjen AFC, Dato’ Windsor John.

Dalam rapat tersebut, Kohzo Tashima berharap setiap anggota AFC tetap memajukan sepak bola meski dalam kondisi pandemi COVID-19. AFC berharap pandemi COVID-19 ini tidak jadi penghalang untuk sepak bola.

“Rapat berjalan lancar dan kami tadi memberikan masukan atau saran terkait perkembangan situasi sepak bola di Indonesia saat ini. Terdapat lima keputusan dari rapat tersebut,” kata Indra Sjafri seperti dilansir dari laman resmi PSSI.

Baca Juga:

21 Pemain Terpilih Ikut Garuda Select Jilid III Berguru di Inggris

Berjalan di Tengah Pandemi, Ketum PSSI Berikan Apresiasi Program Garuda Select Jilid III

“Kelima keputusan itu adalah pergantian musim Liga Champions Asia (Proposal dari Asosiasi Sepak Bola Jepang), pertimbangan ulang dari Pengakuan Pengalaman dan Kompetensi Saat ini (RECC)."

"Regulasi dan panduan yang direvisi untuk piagam AFC Grassroots dan Youth Scheme AFC Elite, pembentukan panel pendidikan pelatih AFC Baru, AFC Grassroots Panel dan AFC Youth Panel, dan kursus pelatihan khusus AFC,” tambah Indra Sjafri.

Terkait kursus pelatih, Indra Sjafri menjelaskan bahwa AFC memberi penekanan kepada anggotanya tidak menurunkan standar sertifikat atau lisensi pelatih.

Kualifikasi pelatih yang kompeten dibutuhkan untuk melindungi pemain, menjaga standar tim tetap tinggi, jadi dibutuhkan mereka yang memenuhi minimum syarat kualifikasi.

“Direktur Teknik AFC, Andy Roxburg mengatakan bahwa selain pelatih kepala dan asisten pelatih yang harus memiliki lisensi yang mumpuni, namun juga kompenen kepelatihan lainnya seperti pelatih kiper dan fisik," ujar Indra.

"Pengalaman memang penting, tapi terkadang pengalaman saja tidak cukup, butuh lisensi yang sesuai standart AFC. Ini berlaku untuk pelatih lokal maupun asing. Khusus pelatih asing di Indonesia kami harus punya sertifikat atau lisensi yang diakui oleh AFC," pungkasnya.