BolaSkor.com - Federasi Sepak Bola Indonesia, PSSI tidak memperpanjang kontrak Indra Sjafri sebagai pelatih Timnas Indonesia U-19. Kontrak Indra Sjafri sendiri berakhir pada Desember tahun ini.

Meski begitu, PSSI memberikan jabatan baru untuk Indra Sjafri. Induk Sepak Bola Indonesia itu ingin pelatih asal Sumatera Barat tersebut menjadi salah satu orang yang membantu pembentukan dan pengembangan tim usia dini sesuai Filanesia (filosofi sepakbola Indonesia), untuk proyek jangka panjang Olimpiade 2024.

Artinya, Indra Sjafri ada di bawah komando Direktur Timnas yang sekaligus penyusun Filanesia, Danurwindo. Namun, PSSI baru mengumumkan jabatan dan progam kerja Indra Sjafri secara detail pada 13 Desember 2017 mendatang, usai rapat Anggota Eksekutif (Exco) PSSI.

Akan tetapi, Indra Sjafri tetap melakukan blusukan untuk mencari pemain kelahiran tahun 2001-2004. Penetapan umur itu sesuai untuk kekuatan tim yang berlaga di Olimpiade 2024, sekaligus road map menuju Piala Dunia 2034.

"Saya ingin mempersiapakn tim untuk (Olimpiade) 2024, jadi bukan saya di belakang layar. Kita perlu memilih pemain yang lebih detail karena ini pemainnya label unggulan," kata Indra Sjafri.

Saat disinggung mengenai bakat-bakat dari Papua, Indra Sjafri berjanji akan datang ke Papua mencari bibit-bibit muda potensial. Indra Sjafri menegaskan hal tersebut.

Maklum saja, beberapa waktu lalu, pelatih Persipura Jayapura U-19, Abdul Manaf menyindir Timnas U-19 bentukan Indra Sjafri yang tidak ada orang Papua. Ia menyebut Indra Sjafri hanya mengirimkan orang kepercayaannya atau asisten pelatih Timnas U-19 untuk memantau bakat-bakat Papua, melainkan bukan terjun secara langsung. Padahal, talenta Papua sangat luar biasa, itu dibuktikan kala Persipura menjadi juara Liga 1 U-19 musim ini.

"Iya lah saya akan ke sana (Papua) tidak perlu ditanya lagi, itu sudah pasti," tutup Indra Sjafri.