BolaSkor.com - Dua pemain keturunan Indonesia, Mees Hilgers dan Kevin Diks batal untuk dinaturalisasi. Keduanya tak mendapat restu orang tua.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan usai melakukan pertemuan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Zainudin Amali. Pertemuan ini membahas rekomendasi proses naturalisasi pemain keturunan permintaan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.

Pertemuan ini berlangsung di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Kamis (10/2). Dalam pertemuan tersebut, Iriawan ditemani Waketum Iwan Budianto, Sekjen Yunus Nusi, Direktur Teknik Indra Sjafri, dan Shin Tae-yong beserta jajaran staf pelatih Timnas Indonesia.

Baca Juga:

Shin Tae-yong: Sandy Walsh dan Jordi Amat Bukan Hanya Sekedar Naturalisasi

Restu Menpora untuk Sandy Walsh dan Jordi Amat

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hasani Abdulgani, meminta warganet Indonesia untuk tidak menghujat Mees Hilgers dan Kevin Diks.

"PSSI tidak melanjutkan proses (naturalisasi) pemain keturunan atas nama Mees Hilgers dan Kevin Diks. Saya menjadi saksi kalau secara pribadi kedua pemain ini sangat ingin bermain untuk Timnas. Tapi sayangnya, kedua orang tua mereka belum memberi izin. Mohon jangan dihujat. Mana tahu suatu hari, pikiran orang tua mereka berubah," kata Hasani Abdulgani.

Sementara itu, Menpora Zainudin Amali memberikan rekomendasi untuk proses naturalisasi Sandy Walsh dan Jordi Amat.

"Setelah mendengar secara langsung (paparan) dari Ketua Umum PSSI (Mochamad Iriawan) dan coach Shin Tae-yong. Pemerintah akhirnya memberikan rekomendasi kepada proses pemain keturunan, Jordi Amat dan Sandy Walsh. Terima kasih Bapak Menpora," tambah Hasani Abdulgani.

PSSI menargetkan Sandy Walsh dan Jordi Amat bisa membela Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2023, Juni 2022 mendatang. Namun, target ini tak akan mudah mengingat proses ini harus mendapat persetujuan DPR RI, Kementerian Hukum dan Ham RI, serta Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.