BolaSkor.com - Bayang-bayang masa lalu kegagalan timnas Inggris dalam drama adu penalti di Piala Eropa terjadi kembali di edisi terkini. The Three Lions kembali melewati drama adu penalti di final Piala Eropa 2020.

Inggris melawan Italia di final yang dihelat di Wembley, Senin (12/07) dini hari WIB. Inggris sempat mencuri keunggulan di menit dua dari gol Luke Shaw dan baru dibalas di babak kedua oleh Leonardo Bonucci (67').

Italia dominan dengan 66 persen penguasaan bola plus catatan 19 tendangan (enam tepat sasaran), sedangkan Inggris bermain pragmatis dengan enam tendangan dan dua tepat sasaran dari 34 persen penguasaan bola.

Dalam drama adu penalti setelah laga berakhir sama kuat 1-1 di waktu normal, Inggris gagal memenanginya setelah Marcus Rashford, Jadon Sancho, dan Bukayo Saka gagal mencetak gol, sementara dari Italia hanya Andrea Belotti dan Jorginho yang gagal mencetak gol. Alhasil Italia keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2.

Baca Juga:

Giovanni Di Lorenzo, dari Pemain Serie C ke Final Piala Eropa 2020

Inggris 1-1 Italia (2-3): Gli Azzurri Juara Piala Eropa 2020

Bintang Laga Inggris Vs Italia: Leonardo Bonucci, Benteng Kuat Pertahanan Azzurri

Harry Kane

Kapten timnas Inggris, Harry Kane yang mencetak empat gol di Piala Eropa 2020 memberikan semangat kepada rekan setimnya. Menurutnya para pemain bisa bangga dengan pencapaian menembus final, meski kekalahan itu menyakitkan.

"Para pemain tidak bisa memberikan lebih lagi (sudah tampil bagus). Penalti adalah perasaan terburuk di dunia ketika Anda kalah. Ini adalah turnamen yang fantastis – kami harus bangga, angkat kepala kami. Ini akan menyakitkan sekarang, ini akan menyakitkan bagi kami untuk sementara waktu," terang Kane di BBC Sport.

“Kami bermain melawan tim yang sangat bagus. Kami memulai laga dengan sempurna. Mungkin kami turun sedikit terlalu dalam (bertahan). Terkadang ketika Anda mencetak gol secepat itu, mudah untuk mencoba dan menyerap tekanan."

"Kami terlihat cukup memegang kendali, mereka tidak menciptakan terlalu banyak peluang. Di perpanjangan waktu, kami mengembangkan permainan dan memiliki beberapa setengah peluang."

Perkembangan Inggris

Mengenai kegagalan penalti Rashford, Sancho, dan Saka, Kane tidak menyalahkan mereka atas kegagalan Inggris memenangi Piala Eropa. Dengan tegas striker Tottenham Hotspur menegaskan timnya menanggung segalanya bersama, menang atau kalah.

"Anda harus mengangkat kepala Anda tinggi-tinggi. Ini adalah turnamen yang fantastis. Siapa pun bisa gagal mengeksekusi penalti. Kami menang bersama, kami kalah bersama. Kami akan belajar dan tumbuh darinya. Para pemain akan tumbuh darinya dan itu akan memberi kami lebih termotivasi untuk Piala Dunia tahun depan," imbuh Kane.

Secara garis besar pencapaian Inggris memang bagus dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Pada 2018 tim arahan Gareth Southgate menembus semifinal Piala Dunia sebelum kalah dari Kroasia, sementara di Piala Eropa 2020 mencapai final.

"Kami harus sangat bangga sebagai tim atas apa yang telah kami capai. Kami semua adalah pemenang, dan ingin menang jadi mungkin akan menyakitkan untuk sementara waktu," imbuh Kane.

"Ini akan menyakitkan selama sisa karier kami, tapi itulah sepak bola. Kami telah berkembang dengan baik dari Rusia (Piala Dunia 2018) dan sekarang tentang melanjutkan itu," urai dia.

Simak Rangkuman keseruan Piala Eropa 2020 di sini