BolaSkor.com - Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez, membeberkan alasannya terkait kebutuhan sosok striker asing untuk tim Maung Bandung. Padahal pada turnamen Piala Presiden 2018 lalu, tak hanya lini depan yang tumpul, melainkan lini pertahanan juga menjadi ancaman.

Buktinya dari tiga pertandingan yang telah dilakukan di fase grup, tim besutannya ini mengalami tiga kali kebobolan. Masing-masing dua gol melawan PSMS Medan, dan satu gol melawan PSM Makassar.

"Kami sudah menunjukkan peningkatan di pertahanan, sehingga kami anggap yang paling penting adalah meningkatkan serangan, karena di Piala Presiden kami terlalu banyak melewatkan peluang," ungkap Mario Gomez, Selasa (13/3).

Benar saja, di tiga pertandingan tersebut, tim Pangeran Biru hanya mampu menceploskan satu gol saja saat berhadapan dengan Sriwijaya FC. Sisanya melawan PSMS Medan dan PSM Makassar, lini depan Persib mandul alias tak mampu menyarangkan gol.

"Kami dalam masalah jika tidak bisa membuat peluang. Saat kami ini bisa buat peluang, tapi tidak bisa jadi gol, itu berbeda. Makanya kami harus berbenah. Kalau kita pumya 8-9 peluang kami harus bisa cetak minimal lima gol bukan cuma satu," katanya.

Selama ini, Mario Gomez mengaku tengah fokus dalam memperbaiki serangan yang selama ini menjadi permasalahan. Setidaknya menghabiskan waktu selama dua bulan dari tiga bulan yang dimiliki selama menangani Persib.

"Sebagai contoh, saat beberapa pemain menyerang, tapi tidak ada gol yang dibuat, lawan akan balik menyerang. Tapi jika menyerang dan tercipta gol, setiap peluang dibuat dan menghasilkan gol, lawan tak akan balik menyerang," jelasnya.

Meski saat ini lini serang sudah mengalami perbaikan, namun Mario tetap membutuhkam sosok striker asing tambahan. Tujuannya antara lain hanya untuk membuat lini depan semakin tajam.

"Seperti ketika melawan PSMS, kita kebobolan 2 kali, dan dari 10 peluang tidak ada yang gol. Dan ingat ketika uji coba terakhir (Perserang), kami bisa mencetak 6 gol dari 10 peluang, itu yang saya mau," pungkasnya. (Laporan Kontributor Gigi Gaga/Bandung)