BolaSkor.com - Legenda NBA, Michael Jordan, mengungkapkan alasan dirinya tidak mau menjadi pelatih. Jordan menyebut dirinya terlalu tidak sabaran untuk melatih.

Karier pebasket NBA biasanya membuat sang pemain menjadi pelatih pasca pensiun. Tak jarang, pemain yang biasa saja menjadi pelatih hebat di kemudian hari.

Termasuk di antaranya adalah mantan rekan setim Jordan di Chicago Bulls, Steve Kerr. Saat masih bermain, Kerr biasa saja, baru saat menangani Golden State Warriors namanya menonjol.

Baca Juga:

Dallas Maverick Berambisi Duetkan Doncic dengan Giannis

Mulai Era Baru, Clippers Incar James Harden

Rupanya, Jordan mengaku tidak pernah tertarik mengikuti jejak langkah rekan setimnya tersebut. Sulit baginya mengatur pemain agar bisa tampil sesuai keinginannya.

"Saya tidak memiliki kesabaran untuk menjadi pelatih. Masalah terbesar saya adalah, saya terlalu kompetitif. Fokus saya dengan atlet saat ini berbeda," kata Jordan.

"Bagaimana saya menghadapi pertandingan, semua telah berubah saat ini. Bagi saya, sulit meminta pemain untuk fokus ke pertandingan seperti saya saat bermain dulu."

"Dalam beberapa aspek, hal itu tidak adil untuk pemain tersebut. Apabila dia tidak melakukan apa yang saya minta, saya bisa marah. Saya rasa saya tidak memiliki kesabaran itu," lanjutnya.

Setelah pensiun, Jordan masih berkecimpung di dunia basket. Namun, pemenang enam cincin NBA itu berkarier sebagai pemilik, tepatnya Charlotte Hornets.