BolaSkor.com - Sekretaris Jenderal Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Sekjen Perbasi), Nirmala Dewi, menanggapi perbedaan aturan dengan FIBA. Nirmala menyebut aturan itu disebabkan protokol Pemerintah Indonesia.

Sebelumnya Perbasi mengeluarkan protokol new normal untuk kegiatan basket. Sejumlah peraturan mereka buat sesuai dengan araha Kemenpora dan Gugus Tugas.

Satu di antara aturan yang dikeluarkan Perbasi adalah kewajiban melakukan SWAB test. Syarat tersebut sempat dianggap memberatkan oleh sejumlah klub IBL.

Baca Juga:

Perbasi Tak Berikan Deadline Rajko Toroman Kembali ke Indonesia

Bocoran Rencana Louvre Surabaya untuk IBL 2021

Padahal dalam aturan FIBA setiap tim basket hanya dilakukan kewajiban rapid test. Nirmala mengatakan aturan FIBA itu bisa sesuai negara masing-masing.

"FIBA menyatakan PCR, Perbasi mengeluarkan SWAB test? Kami mengikuti aturan pemerintah, dalam hal ini Kemenpora. Dalam surat FIBA ada catatan," tutur Nirmala kepada BolaSkor.com.

"Apa yang FIBA keluarkan disesuaikan ke negara masing-masing. Di Indonesia itu Kemenpora, salah satunya wajib SWAB. Memang akhirnya klub atau daerah yang mau buat kompetisi jadi berat," tambahnya.

IBL sendiri akan mengadakan pertemuan dengan pihak klub untuk membahas hal tersebut. Sebelumnya, Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah, akan mendengar berbagi pihak.