Madrid- Tindakan rasisme kembali terjadi dalam dunia sepakbola Negeri Matador. Kali ini yang menjadi korban adalah Marcelo, bek kiri Real Madrid asal Brasil. Para pelaku tindakan tidak terpuji ini adalah sekelompok pendukung Atletico Madrid. Kejadian ini terjadi usai pertandingan semifinal leg pertama Coppa Del Rey antara Real Madrid lawan Atletico Madrid, hari Kamis (6/2) dini hari kemarin. Uniknya, Marcelo tidak bermain dalam pertandingan yang dimenangkan oleh Real Madrid dengan skor 3-0 itu. Usai pertandingan, bersama pemain Madrid lainnya, bek kiri berusia 25 tahun tersebut bermaksud menyapa fans-fans Madrid yang ada dalam stadion Santiago Bernabeu. Ketika berada di depan sektor pendukung Atletico Madrid, sekelompok pendukung tim tamu itu berteriak "Marcelo, eres un mono" yang jika diterjemahkan ke Bahasa Indonesia adalah "Marcelo, kamu adalah seekor monyet". Kehadiran anak laki-laki Marcelo ketika kejadian justru memperparah keadaan, bukan meredakan ulah amoral supporter Atletico itu. Supporter Los Rojiblancos itu meneriakkan "Marcelo bukanlah ayah kamu" dan teriakan "Kami harap ayahmu segera mati". Atas insiden ini, baik Real Madrid maupun Atletico Madrid belum mengeluarkan komentar apapun. Pihak federasi sepakbola Spanyol, RFEF pun juga belum memberikan komentar ataupun tindakan untuk memproses insiden ini ataupun menjatuhkan hukuman kepada Atletico Madrid terkait ulah pendukungnya tersebut.