BolaSkor.com - Tarik ulur pembicaraan kontrak baru Mauro Icardi dengan Inter Milan memasuki fase baru. Bukan pertanda positif, melainkan adanya indikasi keretakan internal yang berpotensi atmosfer ruang ganti pemain. Pasalnya, Inter mencabut jabatan kapten Icardi.

Dikonfirmasi melalui Twitter resmi Inter berbahasa Inggris @Inter_en, Nerazzurri mengonfirmasi bahwa jabatan kapten klub telah beralih ke kiper berusia 34 tahun, Samir Handanovic, yang sudah memperkuat Inter sejak tahun 2012.

"Klub dapat mengonfirmasi bahwa Samir Handanovic adalah kapten baru Inter," begitu cuitan singkat Inter di Twitter tanpa informasi jelas di balik keputusan tersebut. Diduga keputusan itu tidak lepas dari pembicaraan kontrak Icardi.

Baca Juga:

Adik Mauro Icardi Berharap Kakaknya Berpisah dengan Wanda Nara

Mauro Icardi Mandul, Luciano Spalletti Salahkan Petinggi Inter Milan

Inter Milan Tak Khawatir dengan Perpanjangan Kontrak Mauro Icardi

Konfirmasi Inter Milan soal pencopotan jabatan kapten Mauro Icardi

Seperti yang telah diketahui, kontrak Icardi memang baru akan berakhir pada 2021 mendatang. Namun, seiring banyaknya ketertarikan dari klub-klub Eropa semisal Real Madrid, Chelsea, dan Barcelona, Inter ingin menawarkan kontrak baru kepadanya.

Negosiasi, sayangnya, tidak berjalan dengan baik. Wanda Nara, agen sekaligus istri Icardi, memiliki pandangannya sendiri soal gaji yang layak diterima suaminya. Pun demikian Inter. Apalagi, Icardi kabarnya ingin menentukan sendiri klausul pembeliannya.

Kengototan dari striker asal Argentina dan Wanda itu disinyalir membuat jajaran direksi Inter, yang diwakili Piero Ausilio (Direktur Olahraga Inter) dan Giuseppe Marotta (CEO Inter), kesal. Icardi dianggap tidak mewakili nilai-nilai yang dibutuhkan untuk memimpin Inter hingga ban kaptennya dicabut.

Mauro Icardi dan Samir Handanovic

Alhasil, performa striker Sampdoria itu menurun karena fokusnya terganggu akibat proses negosiasi yang berlarut-larut. Buktinya bisa dilihat dari seretnya gol Icardi di enam laga beruntun Serie A.

"Performa Icardi terganggu karena situasi yang terjadi akhir-akhir ini. Dirinya harus dibebaskan dari pembicaraan kontrak baru ini," ucap pelatih Inter, Luciano Spalletti. Inter disinyalir coba memberi contoh kepada publik: tidak ada satu pun pemain yang dianakemaskan di klub.

Kans Hengkang dari Inter: 80%

Sikap tegas dari Inter kepada Icardi itu bisa dilihat dari banyak perspektif. Andai Icardi menerimanya dengan lapang dada, maka kans bertahannya di Inter cukup besar. Tapi jika dia memilih memberontak, klub-klub Eropa lain akan memantaunya.

Bomber berusia 25 tahun berpotensi besar pergi di musim panas mendatang apabila fokusnya masih terganggu. Kemungkinan Icardi akan pindah ke Madrid untuk menjadi suksesor bagi Karim Benzema, atau Barcelona yang mencari pengganti Luis Suarez - meski di sana ada Lionel Messi.