BolaSkor.com - Inter Milan sudah langsung menghadapi juara 13 kali Liga Champions di awal fase grup, Real Madrid, yang akan dihelat di Giuseppe Meazza pada Kamis (16/09) pukul 02.00 dini hari WIB.

Keduanya tergabung di grup bersama Shakhtar Donetsk dan Sheriff. Berbeda dengan Madrid yang sudah sarat pengalaman di Liga Champions dan dilatih pelatih senior, Carlo Ancelotti, Inter dalam beberapa musim terakhir mengalami kesulitan.

Il Nerazzurri kesulitan untuk sekedar lolos fase grup dan catatan terbaik sang pelatih, Simone Inzaghi adalah membawa Lazio ke 16 besar Liga Champions pada musim 2020-2021. Berbicara soal kesuksesan meraih trofi Ancelotti jauh diunggulkan.

Inzaghi tahu tidak akan mudah bagi timnya melawan Madrid, dengan pemain-pemain berpengalaman mereka, terlebih Madrid dilatih Ancelotti. Inzaghi pun menuntut kesempurnaan dari Inter.

Baca Juga:

5 Mantan Pemain Real Madrid yang Bersinar di Inter Milan

7 Pemuda yang Aksinya Layak Ditonton di Liga Champions 2021-2022

Jadwal Siaran Langsung Liga Champions: Barcelona Vs Bayern dan Liverpool Vs Milan Live Televisi

Simone Inzaghi

“Sebagai pelatih, antara Liga Champions dan Liga Europa, saya mendekati 50 pertandingan. Ancelotti jelas memiliki lebih banyak lagi, kami akan mencoba mempersiapkan diri sebaik mungkin," tutur Inzagi dikutip dari Football-Italia.

“Kami bermain dengan pisau di antara gigi kami (keyakinan kuat) dan berharap untuk mendapatkan hari terbaik kami. Bagaimana pun, ini akan menjadi malam yang indah, di depan para penggemar kami."

“Kami ingin melakukannya, mengetahui bahwa itu akan sangat menuntut. Ancelotti adalah salah satu pelatih paling sukses dalam sejarah, kami telah bertukar beberapa kata berkali-kali di masa lalu, senang berbicara sepak bola dengannya. Besok, kami membutuhkan pertandingan yang sempurna."

Fokus dengan Masa Kini

Inter terakhir kali menjuarai Liga Champions pada 2010 kala tim masih dilatih Jose Mourinho (dan kala itu memenangi treble winners). Namun dalam beberapa musim terakhir sulit lolos ke fase grup, tetapi fokus Inzaghi adalah masa kini.

"Apa yang terjadi, termasuk tahun lalu adalah masa lalu. Kami memiliki kesempatan besar untuk menulis (sejarah di) masa kini," tambah Inzaghi.

“Ini akan menjadi grup yang rumit, tetapi kami ingin maju. Saya pikir pengalaman sangat penting, kami tahu dari hari pengundian bahwa grup ini tidak mudah. Ada dua tim lain yang akan melakukan segalanya untuk menekan kami."

“Kami telah pulih dengan baik dari Genoa, dan kami akan mencoba mempersiapkan sebaik mungkin. Itu akan sangat, sangat berbahaya, mereka memiliki sejarah, pelatih, dan pemain yang hebat," pungkas dia.