BolaSkor.com - Legenda Manchester United Nicky Butt tidak setuju dengan anggapan publik soal Jose Mourinho dan Louis van Gaal. Publik menilai keduanya tidak peduli pemain muda Red Devils ketika melatih klub.

Van Gaal melatih United pada 2014-2016 dan kemudian Mourinho menggantikannya dari 2016 hingga 2018. Pada era keduanya United merekrut pemain-pemain bintang dengan harga tinggi seperti Angel Di Maria, Paul Pogba, dan Romelu Lukaku.

Pembelian United kala dilatih keduanya dikritik karena dinilai tak mampu memaksimalkan pemain-pemain muda akademi, padahal United punya sejarah panjang soal pembinaan pemain muda dari akademi.

Namun anggapan itu segera dibantah Butt yang kini menjadi Kepala Utama Perkembangan Tim Utama United. Menurutnya isu Van Gaal dan Mourinho tidak peduli pemain muda hanya hoax alias kabar palsu.

Baca Juga:

Ramalan Jurgen Klopp untuk Bruno Fernandes Terbukti Benar

Bruno Fernandes Dianggap Setara dengan Paul Scholes

Tak Terima Paul Pogba Disindir Legenda Liverpool, Rio Ferdinand: Dia Menang Piala Dunia

Louis van Gaal

"Saya pikir terlalu kejam pada Van Gaal dan Mourinho, dan David Moyes sampai titik tertentu, karena mereka tidak datang ke Man Utd dan berjalan seperti ini, pindahkan semuanya ke satu sisi, tidak hormat dengan Man United dan kami akan melakukan dengan cara ini," tutur Butt kepada MUTV.

"Mereka tidak melakukannya. Mereka tidak pernah melakukannya - itu adalah mitos yang mereka lakukan (yang dibicarakan publik bahwa keduanya tak peduli pemain muda)."

"Mourinho sangat hebat dengan saya. Dia berbicara kepada saya setiap hari saat sarapan dan bertanya tentang anak-anak. Dia melakukan beberapa pertemuan dengan anak-anak ketika mereka pergi ke Portugal (Liga Muda UEFA) dan memberi tahu mereka apa yang diharapkan dan seterusnya," terang Butt.

Kendati demikian Butt mengakui lebih senang bekerja di bawah arahan Ole Gunnar Solskjaer yang sudah memahami betul kultur Man United, sebab manajer asal Norwegia itu pernah membela United pada medio 1996-2007.

"Jika saya, Anda dan Ben (Thornley) dan Maysie (David May) mengatakan 'Ayo pergi dan bekerja di Real Madrid', Anda tidak akan mengenal siapa pun," tambah Butt.

"Ada banyak orang yang menusuk Anda dari belakang seperti yang kalian semua tahu. Jika Anda pergi ke lingkungan yang tidak Anda ketahui, Anda tidak akan membuka pintu untuk setiap Tom, Dick dan Harry, karena Anda tidak tahu siapa orang-orang ini, Anda tidak tahu ke mana mereka pergi, sehingga Anda bisa memahami kedua sisi cerita."

"Jelas, saya lebih suka seperti sekarang (dengan Solskjaer), saya lebih suka seperti dulu ketika kami berada di sana (sebagai pemain), tapi itu karena kami tahu semua orang."

"Anda memercayai staf kantin, Anda memercayai staf kebersihan, karena Anda tahu mereka ketika Anda berusia 16 tahun, jadi kita bisa melihatnya dalam ruang lingkup dan pergi 'semua manajer datang ke sini dan ini mengejutkan' tapi saya tidak berpikir itu karena Anda harus menempatkan diri pada posisi mereka, dan jika Anda pergi ke klub yang tidak Anda kenal, itu akan sangat berbeda," pungkas Butt.