BolaSkor.com - Gelandang Barcelona, Ivan Rakitic, mengungkapkan kekecewaannya kepada manajemen El Barca yang tak membiarkannya angkat kaki pada bursa transfer musim dingin 2020. Rakitic merasa tidak bahagia atas keputusan tersebut.

Ivan Rakitic memutuskan meninggalkan Barcelona setelah tersingkir dari skuat utama. Rakitic tidak mendapatkan banyak kepercayaan karena pelatih Barca saat itu, Ernesto Valverde, lebih mengedepankan Frenkie de Jong.

Baca Juga:

Hasil Laga Liga-liga Eropa: Inter Milan Pepet Juventus, Barcelona Dekati Madrid

Sensasi Berlanjut, Ansu Fati jadi Pemain Termuda yang Mencetak 2 Gol di Satu Laga LaLiga

Rekrut Talenta Portugal dari Braga, Barcelona Tetapkan Klausul Pembelian 500 Juta Euro

Ivan Rakitic

Barcelona dikabarkan mendapatkan tawaran dari sejumlah klub seperti Juventus, AC Milan, Inter Milan, hingga Manchester United. Namun, dari banyak proposal yang didapatkan, tidak satu pun yang mendapatkan lampu hijau dari El Barca.

"Ada beberapa hal yang tidak saya sukai. Kami mengetahui ada beberapa orang yang mengambil keputusan di Barcelona. Namun, pada sisi lain, kami tidak dapat tertawa atau menikmati keputusan yang mereka ambil," ungkap Rakitic seperti dikabarkan Goal.

"Saya merasa ini bukan saat yang tepat untuk membicarakan perasaan tidak bahagia yang saya alami. Semuanya sudah terjadi dan saya sudah membuka lembaran baru sehingga tidak perlu menyesal," kata sang gelandang.

Kini, Rakitic ingin mendapatkan perubahan situasi di Barcelona. Gelandang tim nasional Kroasia itu ingin mendapatkan menit bermain yang cukup dan kembali menjadi andalan.

"Saya hanya perlu bekerja dengan baik dan menjadi bagian penting untuk Barcelona. Saya ingin rekan satu tim, pelatih, dan juga suporter mengandalkan saya," tegas Rakitic.

Ivan Rakitic sudah membela Barcelona sejak musim panas 2014. Sejauh ini, gelandang 31 tahun itu sudah membawa Barcelona memenangi sejumlah gelar seperti LaLiga, Copa del Rey, dan Liga Champions.