BolaSkor.com - Ivan Rakitic turut serta memanaskan konflik internal Barcelona. Pemain berkebangsaan Kroasia itu mengecam cara manajemen memperlakukan dirinya yang berada di penghujung masa kontrak.

Rakitic telah memperkuat Barcelona sejak musim panas 2014 lalu. Kontraknya kini hanya tersisa satu tahun.

Gelandang berusia 32 tahun itu merasa tak dihargai oleh manajemen Barcelona. Hal itu setelah Rakitic disertakan dalam paket penawaran untuk mendapatkan Neymar dari Paris Saint-germain (PSG) tanpa meminta izin lebih dulu.

Rakitic sebenarnya ingin menghabiskan sisa kontraknya bersama Barcelona. Namun perlakuan manajemen tersebut membuatnya berpikir kembali.

Baca Juga:

Dosa Josep Bartomeu di Balik Krisis Barcelona

Sempat Kritis karena Virus Corona, Kondisi Eks Kiper Barcelona Mulai Membaik

Saat Rio Ferdinand Merasa Malu Dipecundangi Barcelona dan Lionel Messi

"Saya paham situasinya, tapi aku bukan kantung kentang, yang mana bisa anda perlakukan seenaknya," kata Rakitic kepada Mundo Deportivo.

"Tahun lalu adalah yang terbaik dari enam musim aku di sini, tapi aku kesal dengan bagaimana saya diperlakukan. saya terkejut dan tak mengerti hal itu."

Ivan Rakitic

Peran Rakitic di Barcelona memang mulai terkikis. Musim ini ia lebih banyak ditampilkan sebagai pemain pengganti.

Barcelona juga seperti sudah siap kehilangan Rakitic. Kedatangan Frenkie de Jong pada awal musim ini menjadi buktinya.

Rakitic diyakini tak akan kesulitan mendapatkan klub baru jika memutuskan hengkang dari Barcelona. Inter Milan, Manchester United, Juventus, dan Sevilla pernah menyatakan minat untuk mendapatkannya.

"Aku ingin berada di tempat dimana aku diinginkan dan dihargai. Jika itu di sini, maka aku akan bangga, tapi jika di tempat lain, maka itu adalah sesuatu yang harus aku putuskan sendiri, bukan orang lain," pungkasnya.