BolaSkor.com - Madura United gagal mengakhiri 'kutukan' juara meski musim lalu memiliki skuat melimpah. Bermaterikan skuad 'mahal' macam Andik Vermansah, Alberto Goncalves hingga Jaimerson, mereka gagal mempertahankan konsistensi.

Juara paruh musim yang sempat diraih pada musim 2016 dan 2017 tak pernah mereka capai. Los Galacticos mengakhiri kompetisi Liga 1 2019 di peringkat 5.

Ekspektasi besar yang sempat muncul di awal musim lalu memang perlahan surut saat Dejan Antonic melepas jabatannya sebelum pertengahan musim. Rasiman yang 'naik kelas' belum mampu menjawab kepercayaan manajemen.

Baca Juga:

Dokter Persib Beberkan Alasan Tak Setuju Rapid Test di Liga 1 2020

Arema FC Segera Terapkan Pemenuhan Gaji Sesuai SK PSSI

Gelandang asing Madura United, Jacob Pepper, memahami betul hasrat juara timnya. Pemain asal Australia tersebut didatangkan di penghujung bursa transfer untuk menggantikan Brian Ferreira.

"Saya datang ke Indonesia untuk memenangkan gelar sehingga mudah-mudahan kita dapat melakukan ini dengan tim kami di Madura," ungkapnya.

Demi ambisi tersebut, Rahmad Darmawan didatangkan untuk mengisi kursi pelatih musim ini dengan tetap mempertahankan Rasiman sebagai asisten pelatih. Keduanya merupakan duet sehati saat melanglang ke Malaysia beberapa tahun lalu.

Tetapi dalam tiga laga perdana musim ini, Laskar Sape Kerrap hanya mampu meraup sebiji kemenangan. Jacob Pepper yang mulai bermain di pekan kedua, masih belum mampu bermain optimal di lapangan tengah.

Pemain berusia 28 tahun tersebut sadar akan banyak hal berubah saat kompetisi kembali digulirkan pada bulan Oktober nanti. Dirinya pun mulai kembali ke pusat kebugaran untuk meningkatkan fisik dan stamina.

"Kembalinya liga merupakan berita yang sangat positif. Saya kembali berlatih di Australia setiap hari dan tidak sabar untuk kembali bermain di Indonesia bersama Madura United," pungkasnya. (Laporan Kontributor Bima Pamungkas/Madura)