BolaSkor.com - Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, angkat topi usai melihat aksi Romelu Lukaku melawan Zenit St. Petersburg pada matchday 1 Grup H Liga Champions 2021-2022, di Stadion Stamford Bridge, Rabu (15/9) dini hari WIB. Menurut Tuchel, Lukaku adalah tipe striker yang jarang ditemukan.

Chelsea menghadapi perlawanan sengit dari Zenit. The Blues kerap menemui kesulitan ketika ingin membuka pertahanan tim tamu.

Akhirnya, Romelu Lukaku memecah kebuntuan. Sang striker mencetak gol melalui sundulan usai mendapatkan umpan dari Cesar Azpilicueta. Gol tersebut tercipta pada pertengahan babak kedua atau lebih tepatnya menit ke-69.

Baca Juga:

Jadwal Siaran Langsung Liga Champions: Barcelona Vs Bayern dan Liverpool Vs Milan Live Televisi

Sebelum Bersua Liverpool, Milan Ingin Nikmati Pesta Kemenangan Kontra Lazio

4 Pemain yang Pernah Perkuat Milan dan Liverpool

"Secara umum, saya senang dengan penampilannya. Itu adalah laga yang sulit melawan tim kuat. Kami kesulitan menemukan celah kecil untuk meningkatkan intensitas permainan dan menjadi berbahaya di dalam kotak penalti lawan," ulas Tuchel seperti dilaporkan laman resmi Chelsea.

"Namun, kami bermain dengan intensitas tinggi. Kami merebut kembali sejumlah bola. Kami harus sangat fokus dan waspada dalam bertahan karena Zenit punya banyak pemain berkualitas di lini depan."

Kami tampil dengan penuh komitmen dan layak menang. Pada babak kedua, kami merasa lebih sedikit mudah menemukan ruang di antara lini untuk melakukan tusukan, menciptakan peluang, dan memberikan umpan," ujar Tuchel.

Tuchel mengakui, Lukaku tidak banyak mendapatkan peluang pada laga kali ini. Namun, penyerang yang diboyong dari Inter Milan itu bermain efektif.

"Ini adalah performa yang tidak mudah untuk Lukaku. Kami tidak menciptakan banyak peluang untuknya. Namun, dia adalah tipe pria yang tidak kehilangan kepercayaan diri. Itulah kenapa dia di sini dan itu yang membuatnya jadi pemain bagus," kata Tuchel.

"Anda tidak akan menemukan banyak penyerang dengan kualitas seperti Lukaku. Dia rutin mencetak gol dan itu sangat penting untuk mengubah seluruh momen pertandingan."

"Lukaku adalah pemain yang sebelumnya tidak kami miliki, bukan hanya dari bakat, tetapi juga kepribadiannya. Dia adalah pria yang sangat rendah hati, mencintai sepak bola, dan suka berlatih."

"Lukaku adalah komunikator di ruang ganti. Dia terbuka untuk semua orang dan itu menciptakan atmosfer dan energi tertentu, terutama di sekelilingnya dan di dalam tim," ungkap eks pelatih Paris Saint-Germain itu.