BolaSkor.com - Pada akhirnya perjalanan FC Barcelona di Liga Champions 2022-2023 berakhir prematur. Blaugrana kandas di fase grup dan hanya finish di urutan tiga grup di bawah Bayern Munchen dan Inter Milan, di atas Viktoria Plzen.

Pada laga terakhir grup lawan Plzen, Rabu (02/11) dini hari WIB, Barcelona menang 4-2 di laga yang sudah tidak lagi menentukan. Barcelona pun turun kasta bermain di Liga Europa bersama dengan tim lain seperti Juventus, Ajax Amsterdam, Bayer Leverkusen.

Di sana juga sudah ada Manchester United dan Arsenal. Barcelona pun langsung jadi salah satu tim favorit atau unggulan juara Liga Europa. Xavi sadar akan hal tersebut tapi menurutnya tetap saja tidak mudah memenangi Liga Europa dengan adanya tim-tim kuat di sana.

Baca Juga:

Evaluasi Xavi Terkait Buruknya Performa Barcelona di Liga Champions

Miris, Barcelona Baru Tiga Kali Menang di Liga Champions Usai Ditinggal Messi

Barcelona Gagal Total di Liga Champions, Andres Iniesta Terheran-heran

"Masih ada Liga Europa yang sangat bagus. Tujuan kami adalah mencapai final dan memenangkannya. Saya mengerti bahwa mereka memberi label kami sebagai favorit," tutur Xavi seperti dilansir dari Goal.

"Kami dipaksa untuk mencoba memenangkan Liga Europa, tetapi kami melihat tahun lalu bahwa itu adalah kompetisi yang sangat rumit. Dengan tim yang ada tahun ini, terlihat sangat sulit," terang legenda Barcelona tersebut.

Tuntutan agar Barcelona sukses musim ini memang besar mengingat aktivitas transfer mereka di musim panas 2022. Barcelona jor-joran merekrut pemain dari Andreas Christensen, Franck Kessie, Raphinha, Robert Lewandowski, Jules Kounde, hingga Marcos Alonso.

Dilihat dari sisi lainnya Sergio Busquets dkk juga masih aktif bersaing merebutkan trofi di Liga Europa, LaLiga, dan Copa del Rey. Kesuksesan hal yang wajib diraih Barcelona dan terkait hal tersebut, posisi Xavi rawan dipecat.