BolaSkor.com - Jadon Sancho dan Phil Foden merupakan dua bintang muda Inggris yang paling bersinar ketika membela Timnas Inggris U-17 tahun 2017 silam. Saat itu keduanya berperan penting mengantarkan negaranya menjuarai Piala Dunia U-17 dan runner up Piala Eropa U-17.

Sancho merebut gelar pemain terbaik Piala Eropa U-17 2017 meski Inggris takluk dari Spanyol di laga final. Hal yang sama diraih Foden ketika membawa Young Lions merebut gelar Piala Dunia U-17 2017 beberapa bulan kemudian.

Sebelum mencuat menjadi bintang timnas junior Inggris, Sancho dan Foden sudah lebih dulu diandalkan tim akademi Manchester City. Keduanya dinilai tinggal menunggu waktu untuk dipromosikan Pep Guardiola ke tim senior.

Baca Juga:

Manchester United dan Borussia Dortmund Sepakati Biaya Transfer Jadon Sancho

Gebrakan Manchester United soal Transfer Jadon Sancho

Memphis Depay Dapat Mempermulus Jalan Manchester United Datangkan Jadon Sancho

Jadon Sancho dan Phil Foden

Tahun 2017 juga menjadi momen persimpangan jalan dalam karier Sancho dan Foden. Keduanya sudah memasuki usia 17 tahun dan siap menandatangani kontrak profesional.

Sancho dan Foden harus mempertimbangkan matang-matang terkait jalan yang akan diambilnya. Tidak ada jaminan pilihan yang mereka ambil akan berbuah kesuksesan.

Pada akhirnya, kedua pemain memilih jalan karier berbeda. Sancho hengkang ke Borussia Dortmund sedangkan Foden menandatangani kontrak profesional bersama Manchester City.

Keputusan Foden untuk berjuang merebut tempat utama di skuat asuhan Pep Guardiola sebenarnya bisa dipahami. Ia merupakan seorang putra daerah dan sudah menimba ilmu sepak bola di akademi Manchester City sejak usia sembilan tahun.

Sementara Sancho bukanlah penduduk asli Manchester dan baru pindah kesana ketika berusia 15 tahun. Wajar jika loyalitasnya terhadap Manchester City tak terlalu kuat.

Jadon Sancho dan Phil Foden dengan seragam Manchester City

Setelah berpisah, Sancho dan Foden sama-sama berjuang mengembangkan kariernya di level profesional. Jalan berbeda yang diambil keduanya menghasilkan hasil yang berbeda juga.

Tiga tahun setelah memilih jalan berbeda, karier Sancho harus diakui lebih cemerlang ketimbang Foden. Winger lincah itu menjelma menjadi salah satu bintang di Bundesliga dan dipanggil ke timnas senior Inggris.

Sementara karier Foden cenderung stagnan. Ia masih berusaha keras merebut tempat utama di skuat Manchester City meski kerap mendapat pujian dari Guardiola.

Walaupun berbeda nasib, tidak bisa disimpulkan bahwa keputusan yang diambil Sancho tiga tahun lalu lebih tepat. Andai posisinya dibalik, belum tentu Foden akan lebih sukses dari mantan rekan setimnya tersebut.

Setidaknya, keberanian Sancho hengkang ke luar negeri bisa menginspirasi pemain muda Inggris. Hal yang sama kini dilakukan Jude Bellingham yang hengkang dari Birmingham City ke Dortmund.

Musim depan, Sancho dan Foden berpeluang bertemu kembali di Manchester. Namun bukan sebagai rekan setim melainkan lawan.

Sancho kabarnya tinggal selangkah lagi akan diresmikan menjadi pemain anyar Manchester United. Menarik tentu melihat dua bintang masa depan Inggris ini berduel keras dalam laga bertajuk derby.