BolaSkor.com - Arema FC kembali membangun komunikasi lebih intens bersama Pemerintah Kota Malang, dengan mengajukan diri sebagai pengelola atas penggunaan Stadion Gajayana di Liga 1 nanti.

Keinginan itu sebenarnya sudah lama ada dibenak tim Singo Edan. Lantaran Arema mengusung misi khusus untuk tetap menjaga nilai historis dari stadion tertua di Indonesia yang dibangun pada tahun 1924 itu.

"Ini sekaligus menjadi harapan salah satu pendiri klub, yang ingin menggunakan Stadion Gajayana lagi, karena sarat dengan nilai historis," kata Media Officer Arema FC, Sudarmaji.

"Mungkin, Stadion Gajayana tidak menjadi match stadium untuk kompetisi. Namun dengan program tim kembali ke sini, maka nilai historis tetap terjaga," tambahnya.

Baca Juga:

Pelatih Baru Arema FC Asal Brasil, Belum Pernah Berkarier di Indonesia

Arema FC Sebut Calon Pelatih Baru Tak Masalah Hanya Dibayar 50 Persen

Pihak klub saat ini tengah menyusun konsep terkait teknis pengelolaannya. Bagaimana arah dan tujuan dari rencana Arema akan menentukan pengajuan mereka dalam mengelola Stadion yang juga markas Persema Malang tersebut.

"Ya semoga keinginan dari kami ini segera dikaji oleh pihak Pemkot, dalam hal ini DPRD. Kami juga siap jika diundang untuk melakukan presentasi atas pengajuan sebagai pengelola," ungkap Sudarmaji.

Sekedar mengingatkan, bahwa Stadion Gajayana sangat lekat dengan sejarah perjalanan Arema. Stadion yang kini berkapasitas 25 ribu penonton itu merupakan markas awal dari tim kebanggan Aremania sejak berdiri tahun 1987 silam.

Perjalanan Arema sejak era kompetisi Galatama hingga Liga Indonesia, terekam jelas pada stadion yang merupakan aset penting Pemkot Malang itu. Mulai saat meraih juara kompetisi Galatama tahun 1992, hingga menjadi saksi bisu saat Arema terdegradasi ke Divisi satu pada 2003 lalu. (Laporan Kontributor Kristian Joan/Malang)