BolaSkor.com - Pada pekan ini, publik sepak bola Eropa khususnya Italia disajikan nama baru yakni Lucas Tolentino Coelho de Lima atau yang lebih dikenal sebagai Lucas Paqueta, Pemain Flamengo tersebut dikabarkan akan menjadi penggawa anyar AC Milan pada bursa transfer musim dingin mendatang.

Awalnya, Paqueta masuk dalam negosiasi antara Flamengo dengan Valencia. Kabarnya, kedua klub membicarakan uang lebih dari 35 juta euro untuk sang pemain. Saat itu, Flamengo mencoba memasukkan nama Paqueta ke dalam negosiasi Diego Alves.

Di Milan, Paqueta dianggap sebagai The New Kaka. Meskipun, Paqueta lebih dominan menggunakan kaki kiri, namun dia juga punya beberapa kesamaan dengan kaka seperti tinggi, penampilan elegan dan bakat. Selain itu, Paqueta juga sudah mencatatkan penampilan bersama tim nasional Brasil bulan lalu.

Namun, ada perbedaan signifikan bila antara Paqueta dan Kaka bila menggali lebih dalam lagi. Saat hengkang ke Eropa, kedua pemain itu memiliki usia yang mirip, namun Kaka lebih kenyang dengan asam garam kompetisi.

Bersama Sao Paolo, Kaka sudah dua tahun rutin bermain di tim utama. Hal itu membuatnya lebih berpengalaman, punya ide yang solid serta identitas yang telah terbentuk.

Sementara itu, Paqueta belum menyentuh angka 100 pertandingan bersama Flamengo. Selain itu, Paqueta juga tak mendapatkan konsistensi pada metode latihan karena diterpa oleh enam manajer yang berbeda.

Pertama kali, Paqueta diplot sebagai ujung tombak utama saat Paolo Guerrero tampil bersama tim nasional. Tak lama berselang Guerrero harus absen karena tersangkut kasus doping.

Kemudian, ada upaya untuk menggeser Paqueta lebih melebar ke sisi kanan. Dia dinilai punya kemampuan sebagai gelandang serba bisa dalam formasi 4-2-3-1.

Selanjutnya, pelatih Flamengo, Dorival Junior, menempatkan Paqueta satu tempat di belakang striker. Pada posisi itu, sang pemain terlihat lebih bisa memaksimalkan kemampuannya untuk melepaskan tembakan jarak jauh, memenangi duel udara dan meloloskan diri dari penjagaan lawan.

Namun, Paqueta bukanlah pemain tak bercela. Pemain 21 tahun itu dianggap sering kehilangan kontrol, tak disiplin dan lemah dalam membantu pertahanan. Selain itu, Paqueta juga kerap terlihat lemah saat tim berada pada masa transisi dari bertahan ke menyerang, pun sebaliknya.

Saat ini, Lucas Paqueta tengah mengendarai mobilnya menuju jalan yang pernah dilalui Ricardo Kaka. Namun, sang pemain melaju lebih cepat daripada sang pendahulu.