BolaSkor.com - Bek Tottenham Hotspur, Jan Vertonghen, berbicara usai rumahnya dirampok oleh kawanan perampok bersenjata yang menodong keluarganya. Vertonghen mengakui keluarganya syok tapi kondisi mereka kini baik-baik saja.

Kejadiannya berawal saat Vertonghen masuk skuat Spurs ketika bermain di markas RB Leipzig pada leg dua 16 besar Liga Champions beberapa waktu lalu. Ketika Vertonghen berada di Jerman ada empat kawanan perampok mengenakan topeng merampok rumahnya di London Utara.

Mereka membawa pisau dan parang lalu menodongkannya kepada istri Vertonghen, Sophie De Vries, dan ada dua anaknya yang masih kecil di dalam rumah. Perampok meminta harta dan uang dan berhasil keluar rumah dengan harta perhiasan.

Baca Juga:

Tanpa Kemenangan di Enam Laga Beruntun, Jose Mourinho Ukir Catatan Kelam di Laga ke-935

Cara Son Heung-min Bantu Kurangi Penyebaran Virus Corona di Korea Selatan

Disingkirkan RB Leipzig, Jose Mourinho Tak Puas dengan Materi Pemain Tottenham

Jan Vertonghen

Usai melakukan aksi perampokan di rumah bek berusia 33 tahun, kawanan perampok ke rumah lainnya yang ada di kawasan perumahan Vertonghen. Jose Mourinho, manajer Spurs, terlihat menghibur Vertonghen usai mendapatkan kabar itu pasca laga melawan Leipzig berakhir.

Mantan bek Ajax Amsterdam berbicara setelah kejadian tersebut. "Saya (Vertonghen) baik-baik saja. Sudah jelas itu jadi kejutan besar untuk semuanya. Keluarga terkejut tapi baik-baik saja. Beginilah situasinya," tutur Vertonghen kepada The Sun.

Juru bicara Spurs juga sepenuhnya mendukung Vertonghen dan keluarga untuk melewati periode sulit tersebut. Dia berharap pelakukan perampokan teridentifikasi polisi dan segera ditangkap.

"Kami telah mendukung Jan dan keluarganya melalui masa-masa yang sangat traumatis ini," tambah juru bicara Tottenham.

"Kami mendukung semuanya yang punya informasi apapun (terkait perampokan) untuk berbicara dan memberikan bantuan kepada polisi untuk investigasi mereka," pungkas dia.