BolaSkor.com - Direktur Olahraga Ajax Amsterdam, Marc Overmars, meminta kepada publik untuk tidak terlalu cepat menilai performa Frenkie de Jong di Barcelona. Menurut Overmars, De Jong masih butuh waktu beradaptasi.

De Jong, 22 tahun, direkrut Barcelona dari Ajax di bursa transfer musim panas ini sebesar 75 juta euro. Apabila melihat gaya mainnya dan membandingkannya dengan filosofi sepak bola Barcelona, keduanya pasangan yang sempurna.

Akan tapi di dua laga awal LaLiga, De Jong belum memperlihatkan kualitas terbaiknya seperti kala ia membela Ajax. Mengenai hal tersebut, Overmars berharap fans memakluminya karena De Jong juga butuh proses adaptasi dengan kultur sepak bola Spanyol.

Baca Juga:

Ernesto Valverde Sanjung Aksi Dua Pemain Anyar Barcelona

Paham Taktik Barcelona, Frenkie de Jong Tak Kesulitan Adaptasi

Ada Dusta di Balik Nomor 21 Frenkie de Jong

Frenkie de Jong

"Terlalu cepat menganalisis permainannya di Barca, liga baru dimulai dan dia butuh lebih banyak waktu (beradaptasi). Frengkie bisa saja bermain di sana selama 10 tahun," tutur Overmars, sebagaimana dilansir Sport-English.

"Kita semua butuh waktu beradaptasi. Pelatih seharusnya mencari posisi terbaik untuk semuanya (posisi bermain De Jong dan seluruh pemain). Itu juga terjadi kepada kami di Ajax, dia harus mencari posisi terbaiknya, dia butuh waktu untuk tahu posisi mana yang terbaik baginya."

Belum menyatunya permainan De Jong dengan Barcelona bisa dilihat melalui statistik di OptaJohan. Pada laga melawan Real Betis akhir pekan lalu, meski Barcelona menang telak 5-2, De Jong tidak dominan di lini tengah.

"Frenkie de Jong memiliki sentuhan bola lebih sedikit dari starter lainnya yang bermain untuk Barcelona kontra Real Betis (73 kali)," tutur Opta.

Kesulitan De Jong memang bisa dimaklumi di Barcelona. Berbeda dengan Ajax saat De Jong dominan di sana di antara para gelandang lainnya, di Barcelona De Jong harus berbagi peran dengan Sergio Busquets dan Ivan Rakitic.

Belum lagi dengan gelandang-gelandang lainnya seperti Carles Alena, Rafinha, Arthur, dan Arturo Vidal. Jadi, Ernesto Valverde harus memberikannya peran dan porsi bermain yang tepat. Entah sebagai gelandang sentral, jangkar, atau gelandang tengah-ofensif.