Bolaskor.com - Pro kontra mengiringi jeda internasional yang berlangsung di akhir Maret ini. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kekhawatiran klub-klub melepas pemain karena pandemi virus corona.

Pihak klub khawatir karena mereka yang membela timnas tak lagi mendapatkan pengawasan klub soal protokol virus corona, mereka sudah menjadi tanggung jawab federasi sepak bola timnas masing-masing. Jurgen Klopp salah satu yang khawatir.

"Semakin banyak pemain internasional yang Anda miliki maka jelas Anda akan merasakan masalah ini. Sama persis dengan kebanyakan tim," tutur Klopp beberapa waktu lalu.

"Para pemain terbang ke seluruh dunia dan kemudian kembali, lagi kami mengoleksi tulang (memeriksa kondisi pemain). Jadi begitulah adanya," tambah dia.

Baca Juga:

Murah Meriah, Penyerang Liverpool Masuk Daftar Incaran Inter Milan

Steven Gerrard Terkejut Trent Alexander-Arnold Tidak Dipanggil Timnas Inggris

Bek Muda Belanda Tak Menyesali Kepergiannya dari Liverpool

Kendati Klopp mengeluhkannya faktanya beberapa pemain Liverpool yang membela timnas, namun tak banyak bermain atau tak menjadi pilihan utama tampil bagus. Mereka bisa jadi opsi untuk dimainkan Klopp di sisa musim ini. Siapa saja?

1. Naby Keita

Kendati jarang main di Liverpool musim ini dengan hanya 15 penampilan di seluruh kompetisi, Didier Six tetap memanggilnya ke dalam skuad timnas Guinea yang berpatisipasi di Kualifikasi Piala Afrika.

Guinea memainkan dua laga melawan Mali (menang 1-0) dan Namibia (kalah 1-2), Naby Keita bermain penuh di kedua laga tersebut. Bukti bahwa kondisi mantan pemain RB Leipzig itu bugar dan bisa jadi opsi untuk dimainkan Klopp.

2. Xherdan Shaqiri

Sudah bukan rahasia lagi apabila permainan Xherdan Shaqiri di klub dan timnas berbeda. Shaqiri tampil bagus dengan timnas Swiss tapi bukan pilihan utama di klub. Musim ini Shaqiri telah dimainkan Klopp sebanyak 18 kali dengan catatan satu gol dan empat assists di seluruh kompetisi.

Shaqiri (29 tahun) tak diabaikan Klopp tapi ia bukan pilihan utama di Liverpool. Sedangkan dengan Swiss ia memberikan dua assists, hampir mencetak satu gol, dan menorehkannya kontra Lithuania. Swiss memenangi dua laga Kualifikasi Piala Dunia 2022.

3. Kostas Tsimikas

Yunani mengawali dua laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 tanpa kekalahan: imbang 1-1 melawan Spanyol dan menang 2-0 atas Honduras. Melawan Spanyol itu Kostas Tsimikas tampil apik membuat pemain sayap seperti Ferran Torres dan Koke mati kutu.

Di laga itu Tsimikas melepaskan lima tekel, memenangi 100 persen duel bola udara, dan 44 kali menyentuh bola melebihi rekan setim. Penampilan itu 180 derajat berbeda dari Liverpool. Tsimikas baru tampil 225 menit dan hanya melapis Andrew Robertson.