BolaSkor.com - Perjalanan Ricky Kambuaya untuk mencapai titik saat ini butuh perjuangan. Gelandang Timnas Indonesia dan Persebaya Surabaya itu harus jatuh bangun.

Ricky Kambuaya pernah merasakan putus asa sampai mau mabuk saat dirinya tak mendapat jam terbang di PSS Sleman. Padahal, ia sebelumnya moncer di PSMP Mojokerto di Liga 2.

"Waktu di Mojokerto (PSMP) itu setiap pertandingan line-up, bahkan mencetak belasan gol. Saya percaya diri. Setelah itu, saya bermain ke Sleman (PSS), ada persaingan secara starting line-up. Di Sleman waktu bermain tidak terlalu banyak, turun saat babak kedua, menit keberapa baru turun. Apalagi dalam beberapa pertandingan main kurang bagus. Di situ mental terganggu, kalau tidak kuat mungkin saya mau mabuk, hampir (punya) tujuan begitu karena mental terganggu, langsung drop," ucap Ricky Kambuaya dalam wawancara di channel YouTube PSSI.

Baca Juga:

Ricky Kambuaya, Penggemar Man United dan Persipura yang Suka Reggae

Ricky Kambuaya: Boaz Solossa dan Target bersama Timnas Indonesia

"Tapi saya bersyukur dekat dengan Tuhan. Saya secara pribadi (sebelumnya) agak jauh dengan Tuhan. Saya bersyukur setelah momen itu mulai aktivitas di Sleman ada cabang gereja saya di sana, mulai sama hamba Tuhan dekat dan berdoa di sana. Hamba Tuhan kasih firman, bicara terus dan saya makin kokoh, saya tidak boleh menyerah, dalam momen seperti ini saya jangan sampai menyerah."

"Ada coach Danilo (Fernando) kasih support terus. Jangan sampai menyesal dan menyerah. Walaupun kamu main sedikit dan cadangan, kamu harus berjuang. Ternyata di dalam sepak bola, dalam perkerjaan tidak boleh putus ada. Sampai akhirnya coach Aji (Santoso) panggil saya ke Persebaya. Keluarga dan teman-teman di Sleman kaget bisa gabung ke Persebaya, tim besar," tambahnya.

Kini, pemain berumur 25 tahun itu menjadi andalan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong di lini tengah. Buktinya, ia selalu bermain sebagai starter dalam 8 laga di Piala AFF 2020. Bahkan, enam laga dimainkan secara penuh.

Pemain berumur 25 tahun itu dinobatkan menjadi man of the match sebanyak dua kali, saat Timnas Indonesia menang atas Kamboja 4-2, dan menahan imbang Thailand 2-2 pada final leg kedua.

Pemain asal Sorong, Papua itu berhasil menorehkan satu gol. Sayang, Ricky Kambuaya hanya mampu membawa Timnas Indonesia menempati posisi runner-up Piala AFF 2020.