BolaSkor.com - Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts mengaku sangat mengetahui dengan kritikan yang menghampirinya, termasuk timnya. Kritikan itu muncul setelah tim berjulukan Maung Bandung ini meraih hasil imbang secara beruntun di tiga pertandingan di Liga 1 2021/2022.

Mulai dari kata-kata 'Persib Butut' atau Persib jelek hingga tagar Robert Out ramai di media sosial. Bahkan beberapa suporter fanatik timnya mengadang bus yang memboyong skuat Maung Bandung usai melakoni laga melawan TIRA-Persikabo hanya untuk menyampaikan luapan kekecewaan.

Meski demikian, pelatih asal Belanda ini memastikan kritikan itu tidak membuatnya, termasuk para pemainnya tertekan. Terlebih, lanjutnya, Persib masih berada di papan atas klasemen sementara Liga 1 2021/2022 meski meraih tiga kali imbang secara beruntun.

Baca Juga:

Seri 2 Liga 1 di Jateng dan Yogyakarta, Stadion Ini Akan Digunakan

Imbang 0-0 Kontra Madura United, Ideal bagi PSIS Semarang

"Kami belum kalah, tim masih ada di jalur yang tepat, kami juga mengarungi petualangan di Liga dengan cara yang positif meskipun kami juga tahu masih bisa bermain lebih baik lagi. Kami harus bisa lebih baik dari apa yang sudah dilakukan sekarang," ujar Robert Rene Alberts di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Rabu (29/9).

Karena itu, pelatih berusia 65 tahun ini akan kembali fokus mempersiapkan timnya agar kemenangan bisa kembali didapatkan timnya. Apalagi, kemenangan sudah menjadi target utama timnya sebelum mengarungi Liga 1 2021/2022.

"Kami tetap memburu kemenangan sebagai target dan kami melihat dari sisi dalam. Kami fokus untuk meraih tiga poin setiap pertandingan dan kami tahu pada bagian penyelesaian akhir belum maksimal dan kami tahu itu akan tiba. Sepak bola adalah bagaimana meraih tiga poin pada setiap pertandingan dan itu yang selalu kami lakukan," tegasnya.

Robert Rene Alberts mengatakan dari hasil evaluasi di yang telah dilakukan, timnya memiliki permainan yang sama di setiap pertandingannya. Hanya saja, permainan kerap berubah tergantung taktik dan strategi yang diterapkan tim lawan.

"Kemarin Borneo sempat tertinggal 1-0 dan mereka baru keluar menyerang untuk menyamakan kedudukan. Berbeda degan Persikabo yang selalu berusaha mencetak gol dan bermain menyerang, jadi ada pendekatan permainan yang berbeda. Saya rasa, kami kurang lebih punya corak permainan yang sama setiap saat dan itu tidak buruk, kami tetap bermain dengan bagus."

"Namun kami juga tahu masih bisa bermain lebih bagus lagi dan setelah kami memainkan tiga pertandingan, menuju enam pertandingan, kami bisa melakukan evaluasi. Nantinya akan ada waktu berlatih sekitar 10 hari dan saat itu kami menentukan apa prioritasnya untuk menjadi tim yang lebih baik lagi."

"Kami masih dalam proses kembali ke bentuk permainan terbaik setelah 1,5 tahun tidak bermain. Bisa dilihat juga level permainan di Liga kini sudah semakin bagus ketimbang di awal-awal. Jadi kami masih berada di trek yang tepat," jelasnya.(Laporan Kontributor Gigi Gaga/Bandung)