BolaSkor.com - Tim nasional Inggris akan menghadapi perlawanan Denmark pada laga semifinal Piala Eropa 2020. Para penggemar The Three Lions, julukan timnas Inggris- berharap benar-benar bisa merayakan Football’s Coming Home. Pun demikian harapan yang diusung pemain Persebaya Surabaya Alie Sesay.

Pemain yang berposisi sebagai bek tersebut begitu percaya diri Harry Kane dkk. dapat membawa tim Inggris bisa melewati laga semifinal, bahkan melaju final Piala Eropa 2020. Narasi football’s coming home yang beredar di kalangan media dan suporter Timnas Inggris bergaung kencang.

Jargon tersebut membentuk optimisme untuk meraih prestasi setinggi mungkin, sekaligus menjawab ekspektasi tinggi yang selama ini sudah ada. Maklum, mereka sudah punya salah satu liga terbaik dunia saat ini, tapi selalu gagal melangkah jauh di turnamen mayor.

Baca Juga:

Jadwal Siaran Langsung Semifinal Piala Eropa 2020 di RCTI

Statistik Denmark: Dimanit Siap Ledakan Inggris

"Ya saya benar-benar optimistis. Dan jika tidak datang tahun ini, itu (juara) tidak akan pernah pulang," tegas Alie Sesay kepada BolaSkor.com. Maklum, dari empat tim semifinalis, hanya Inggris yang belum pernah mencicipi juara Piala Eropa sekalipun. Spanyol, Italia dan Denmark telah lebih dulu mengoleksi gelar juara.

Pemain kelahiran Inggris tersebut mengatakan Inggris bakal dapat mengatasi Denmark pada laga semifinal di Stadion Wembley ini dilangsungkan Kamis (8/7) pukul 02.00 WIB. Menurutnya, permainan Inggris sejak babak penyisihan hingga perempatfinal nyaris sempurna.

"Saya pikir pasti final (untuk Inggris). Cara bermain tim sangat penuh percaya diri. Saya pikir kami (Inggris) mungkin memiliki peluang bagus untuk menang lawan Denmark. Anda harus menonton pertandingan. Hampir sempurna (permainan) kami," ungkap Alie Sesay.

Dia menilai pelatih Inggris, Gareth Southgate, piawai meracik permainan skuadnya dengan formasi 3-4-3. Padahal selama fase penyisihan grup, Inggris kerap menggunakan skema 4-3-3 atau 4-2-3-1.

"Dia (Gareth) bagus karena Inggris jadi bisa memainkan empat bek juga 3-4-3. Jadi, itu memberi mereka banyak pilihan. Karena mungkin seperti Jerman yang main tiga (pemain) belakang, jadi Inggris juga main tiga. Kalau lawan lain main empat bek, Inggris juga bisa. Jadi mereka lebih banyak kesempatan," ulas Alie Sesay.

Pemain jebolan akademi Arsenal dan Leicester City itu menyebutkan kunci ciamiknya permainan pelatih berusia 50 tahun tersebut juga berkat performa Raheem Sterling, Luke Shaw, Harry Maguire. Alie Sesay bahkan memberi kredit lebih kepada Maguire.

"Penampilan dari Sterling, Shaw dan Maguire sangat bagus. Malah ketika Maguire bermain sebagai bek tengah membuat kami terlihat lebih kuat dan solid. Dia begitu kuat dalam duel area," kata pemain 26 tahun ini.

"Dan yang paling penting bagi saya adalah Declan Rice dan Kalvin Phillips di lini tengah, mereka memiliki hubungan yang baik bersama. Mereka bermain bagus saat tampil bersama-sama. Dan juga setiap lini di Inggris bagus," pungkas Alie Sesay. (Laporan Kontributor Keyzie Zahir/Surabaya)