BolaSkor.com - Young Boys menghadirkan kejutan di Stade de Suisse pada laga pertama grup F Liga Champions, Selasa (14/09) malam WIB. Tim asal Swiss itu mengalahkan tim favorit lolos Manchester United.

Young Boys arahan David Wagner sempat tertinggal 0-1 dari gol Cristiano Ronaldo di menit 13. Namun mereka menemukan momentum bermain kala Aaron Wan-Bissaka menerima kartu merah di menit 35.

Mantan full-back Crystal Palace melakukan pelanggaran keras menginjak engkel kaki Christopher Martins kala kehilangan kontrol bola. Manajer United, Ole Gunnar Solskjaer mengomentarinya sekaligus menegaskan tidak ada niatan Wan-Bissaka melakukan tekel tersebut.

Baca Juga:

Young Boys 2-1 Man United: Drama di Stade de Suisse

Perjanjian Tak Tertulis Solskjaer dengan Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo dan Mimpi yang Terjaga di Teater Impian

Ole Gunnar Solskjaer

“Itu (laga) terlihat seperti poin yang diperoleh dengan baik dan poin yang bagus dalam pertandingan yang sulit. Ketika Anda mendapatkan gol pertama, Anda pikir Anda memiliki peluang besar, itu sudah cukup untuk memenangkan pertandingan, tetapi sayangnya kartu merah akan selalu berdampak," papar Solskjaer di situs resmi United.

"Aaron terlalu lama memainkan bola, dan dia mendapatkan bola tetapi dia meneruskannya. Sulit untuk mendebat wasit tetapi sekali lagi dia tidak dengan sengaja menginjak pergelangan kakinya, dia mengenainya di bagian atas kakinya. Tidak pernah ada niatan untuk melakukan tekel keras.:

Pasca bermain dengan 10 pemain United terus diserang Young Boys yang punya penguasaan bola 54 persen, melepaskan 19 tendangan (lima tepat sasaran), sementara United hanya punya dua sepakan tepat sasaran (46 persen penguasaan bola).

Momen comeback itu terjadi dan Young Boys dengan dramatis berbalik menang 2-1 dari gol Moumi Ngamaleu (66') dan Theoson Siebatcheu (90+5').

Blunder Jesse Lingard

Dari dua gol itu gol dari Siebatcheu paling disorot karena lahir dari blunder besar Jesse Lingard. Dia baru bermain di babak kedua menggantikan Ronaldo, kemudian dengan ceroboh melakukan back-pass yang direbut Siebatcheu dan ia mencetak gol.

Lantas apa jawaban Solskjaer terkait blunder pemain yang musim lalu dipinjamkan ke West Ham itu?

"Itu (blunder Lingard) terjadi dalam permainan. Itulah sepak bola. Naik turun. Anda punya momen besar, Anda punya momen yang cocok untuk Anda dan melawan Anda. Dia akan menanganinya, dan kami akan menanganinya," jawab Solskjaer.

United kini berada di dasar klasemen grup tanpa poin, di bawah Young Boys (tiga poin) serta Atalanta dan Villarreal yang berbagi satu poin dari hasil imbang 2-2.

"Kesempatan yang hilang malam ini, tentu saja, tetapi sekali lagi tahun lalu kami memenangkan dua pertandingan pertama kami melawan PSG dan Red Bull (Leipzig) dan semua orang mengira kami lolos. Jadi kami memiliki lima pertandingan untuk mendapatkan 10 atau 12 poin," urai Solskjaer.