BolaSkor.com - Gelandang Manchester United, Jesse Lingard, mengaku bahwa ia kehilangan jati dirinya sebagai pemain dan sosoknya di masa lalu bersama Manchester United pada musim 2019-2020.

Bisa dikatakan musim 2019-2020 menjadi musim buruk untuk Lingard. Sebab, dia tidak menjadi pilihan utama di lini serang Manchester United.

Sebelumnnya, Lingard merupakan pemain yang cukup menjanjikan. Dia pernah mencetak kemenangan Man United saat bermain di Piala FA 2018 lalu. Namun, Lingard sudah tidak menemukan tempatnya lagi Man United. Bisa dikatakan ia sudah kehilangan sentuhannya.

Baca Juga:

Dua Lubang yang Perlu Ditambal Solskjaer di Manchester United

Paul Pogba Beri Sinyal soal Masa Depannya di Manchester United

Ole Gunnar Solskjaer Kenang Proses Datangkan Bruno Fernandes yang Berliku

Jesse Lingard

"Musim ini menjadi musim yang sulit karena berbagai alasan. Saya kehilangann identitas sebagai pemain sepak bola dan individu, tetapi saya menolak menyerah karena tahu dengan pasti siapa diri saya," ungkap Lingard dikutip dari media sosial Instagram miliknya.

Ditundanya musim 2019-2020 menjadi titik balik bagi Lingard. Dia memiliki waktu dan bisa memikirkan kariernya yang sempat tidak jelas. Dan dia bisa menutup musim dengan sebuah gol ke gawang Leicester City.

Namun, karena penampilannya yang buruk, ia menerima banyak kritik. Bahkan, namanya semmpat disebuut menjadi pemain yang tidak layak berada di Old Trafford.

"Saya harus berlatih lebih keras dan percaya orang di sekitar saya. Mereka tahu cara menemukan yang terbaik dari saya. Saya tahhu fans frustrasi dengan saya, tetapi cinta saya untuk klub dan orang terkait tidak pernah hilang," jelas Lingard.

Saat ini Lingard tidak memikirkan masa depannya di Manchester United. Ada kemungkinan ia dilepas dan jadi barter transfer.

"Tim dan klub ini adalah keluarga saya dan saya akan bekerja lebih baik dari sebelumnya untuk bisa membantuu tim mencapai target," lanjut Lingard.

Penulis: Alexander Matthew