BolaSkor.com - Premier League sedang berupaya agar musim 2019-20 bisa dilanjutkan sekitar medio Juni 2020. Namun ada ancaman yang membayangi selain virus corona.

Selain harus mencari cara mencegah penyebaran virus corona, operator kompetisi juga disebut harus memikirkan ancaman meningkatnya risiko cedera pemain, yang sudah lama absen dari atmosfer pertandingan, serta potensi padatnya agenda pertandingan. Bisa dilihat dari beberapa kasus cedera yang dialami pemain di Bundesliga.

Baca Juga:

Watford dan Burnley Konfirmasi 4 Anggota Klubnya Positif Virus Corona

Perubahan Kultur, Premier League Dilangsungkan Tanpa Penonton Selama 12 Bulan

Pelaku Pelanggaran Streaming Ilegal Sepak Bola Terancam Sanksi Rp4 Miliar

BBC melaporkan, berdasarkan riset yang dilakukan lembaga riset olahraga Zone7 menyebut ada kemungkinan meningkatnya risiko pemain cedera sebesar 25 persen. Perhitungan tersebut berdasarkan dari padatnya jadwal pertandingan yang dilakoni klub dalam Project Restart.

Laporan menjadikan Manchester City sebagai contoh. City bisa melakoni 13 laga dalam 49 hari. Itu hanya untuk kompetisi Premier League dan Piala FA, belum termasuk ajang lain seperti Liga Champions yang masih diikuti Manchester City.

Dengan perhitungan jadwal delapan laga dalam 30 hari, kemungkinan cedera meningkat 25 persen jika dibandingkan dengan hitungan empat hingga lima laga per 30 hari.

Data ini diperkuat pendapat dari Flamina Ronca, fisiolog dari University College London. Dia mengatakan bahwa pemain akan kehilangan kurang lebih 15 persen dari kebugaran mereka karena pendeknya masa jeda antarpertandingan.

"Ini memungkinkan pemain kehilangan 15 persen lebih kebugaran yang berusaha mereka pulihkan dalam waktu yang sangat singkat," kata Ronca kepada BBC.

Yang lebih menjadi sorotan adalah, saat Premier League dilanjutkan, banyak pemain yang baru kembali dari cedera. Sebut saja Harry Kane, Steven Bergwijn dari Tottenham Hotspur, Marcus Rashford (Manchester United), Leroy Sane (Manchester City), dan Tammy Abraham (Chelsea).

Apa yang terjadi di Bundesliga juga menambah kecemasan. Sejak kembali bergulir pada 16 Mei, tercatat sudah delapan pemain Bundesliga dibekap cedera, baik itu jelang ataupun dalam pertandingan. Catatan ini disebut oleh BBC sebagai di luar normal dan layak untuk dipertimbangkan.