BolaSkor.com - Mantan pemain Real Madrid, Jorge Valdano, buka suara mengenai masa depan Sergio Ramos. Ia menilai, kedua sisi perlu menurunkan ego jika tidak ingin hancur.

Real Madrid masih berupaya memperpanjang kontrak Sergio Ramos. Masa bakti sang kapten akan berakhir pada Juni 2021. Dengan demikian, Ramos bisa pergi dengan status bebas transfer.

Sejauh ini, masalah utama berada di besaran gaji. Real Madrid ogah memenuhi keinginan gaji yang diminta Ramos.

Baca Juga:

Zidane Anggap Madrid Dipaksa Bermain di Badai Salju

Man United Disarankan Manfaatkan Situasi Sergio Ramos di Madrid

Badai Salju, Rombongan Real Madrid Terjebak 5 Jam di Pesawat

Sergio Ramos

Meski demikian, Jorge Valdano meyakini Real Madrid akan mengalah pada akhirnya. Menurutnya, Madrid dan Ramos sama-sama membutuhkan.

"Pada akhirnya, Sergio Ramos akan meneken kontrak baru bersama Real Madrid. Akan menjadi kesalahan bagi kedua sisi jika itu tidak dilakukan," tegas Valdano seperti dilaporkan El Transistor.

Valdano mengambil contoh ketika Real Madrid melepas Cristiano Ronaldo ke Juventus. Setelah transfer tersebut, kedua sisi sama-sama mengalami kerugian.

"Hal yang sama bisa dilihat pada kasus Cristiano Ronaldo. Real Madrid tidak meraih gelar Liga Champions, sedangkan Ronaldo tidak memenangi Ballon d'Or."

Pada saat Cristiano Ronaldo meninggalkan Real Madrid, beberapa media Spanyol meyakini kontrak baru menjadi penyebabnya. Ronaldo geram karena Florentino Perez tidak memenuhi janji untuk memberikan kontrak baru disertai kenaikan gaji. Akhirnya, Ronaldo menuju Juve dengan mahar 100 juta euro.

Setelah Ronaldo angkat kaki, Real Madrid memboyong penggawa Chelsea, Eden Hazard. Namun, hingga saat ini Hazard belum bisa menyamai level CR7.