BolaSkor.com - Pelatih Persik Kediri, Joko Susilo memberi kebebasan secara penuh kepada seluruh pemainnya dalam menjalani program latihan di rumah masing-masing, pasca kompetisi dihentikan sementara hingga akhir Mei nanti.

Kebijakan ini ditempuhnya, setelah ada sedikit pro kontra terkait pembayaran gaji sebesar 25 persen oleh Persik Kediri. Hal itu sebagai penerapan instruksi PSSI sepeti yang tercantum pada Surat Keputusan pada Jumat (27/3) lalu.

Sementara manajemen tim Macan Putih mulai menerapkannya sejak Maret, dan berlangsung sama hingga akhir Juni, alias selama empat bulan. Dengan asumsi, kompetisi Liga 1 akan berlanjut sesuai SK tersebut pada awal Juli nanti.

Baca Juga:

PSSI Rencanakan Tes Virus Corona untuk Klub Liga 1 dan Liga 2 hingga Karyawan

Persib Bandung Bayar Gaji Pemain 25 Persen, Umuh Muchtar Sentil Persita Tangerang

"Tapi untuk saat ini, saya liburkan dulu untuk cooling down (mendinginkan tensi). Nanti kalau situasinya sudah agak reda, kami bicarakan lagi bagaimana enaknya (program latihan)," beber Joko Susilo.

"Meski bagi saya, adanya pro kontra itu wajar, sangat manusiawi. Tapi bagaimana pun, kami harus kompak dengan situasi sulit seperti ini," tambahnya.

Sehingga, ia pun tidak bisa memaksakan untuk memberi program latihan seperti yang sudah disusunnya. Apalagi aktivitas sepak bola juga sudah tidak ada lagi.

"(Pandemi) virus corona ini sudah memberikan banyak masalah. Jangan sampai ada masalah baru lagi," tandas pelatih berlisensi AFC Pro tersebut.

Sebelumnya, ia sudah memberlakukan metode latihan mandiri di rumah saat pandemi virus corona berlangsung. Program latihan diberikannya dengan pemantauan melalui rekaman video dalam aktivitas setiap pemain. (Laporan Kontributor Kristian Joan)