BolaSkor.com - Semua orang mengetahui, Jose Mourinho sosok pelatih yang tegas. Namun ternyata pria asal Portugal ini juga bisa menitikan air mata. Hal ini diungkapkan oleh Marco Tronchetti Provera, salah satu direktur tim FC Internazionale saat Mourinho melatih Inter.

Mourinho memang sukses besar saat melatih Inter periode 2 Juni 2008 sampai 28 Mei 2010. Salah satunya ia mempersembahkan treble winners pada musim 2009-10.

Kala itu Inter meraih scudetto, juara Coppa Italia, dan Liga Champions. Titel scudetto sendiri direngkuh I Nerrazzuri melalui perjuangan keras. Tim meraihnya setelah menang dramatis atas Siena pada laga tandang.

Saking krusialnya kemenangan tersebut, Tronchetti menceritakan Mourinho sampai emosional. "Sesudah pertandingan melawan Siena, saya mencari Mourinho dan tidak menemukannya," ceritanya.

"Dia benar-benar menghilang. Pada akhirnya, saya menemukannya sedang berbaring di bus tim sendirinya sembari menangis. Dia begitu emosional," Tronchetti melanjutkan.

Fakta Inter sudah meraih scudetto dan mengalahkan Barcelona di semifinal Liga Champions, Tronchetti ceritakan merupakan alasan Javier Zanetti dan kawan-kawan sangat percaya diri bisa menang di final kompetisi kasta tertinggi Eropa tersebut.

Terbukti, pada partai final Liga Champions kontra Bayern Muenchen, Inter menang 2-0 lewat brace Diego Milito. "Kami menuju final dengan perasaan tenang dan percaya diri, karena kami telah mencapai sesuatu yang luar biasa. Di situlah kami menyadari kami bisa memenangkan Liga Champions," Tronchetti mengungkapkan.*