BolaSkor.com - Takeover atau akuisisi Newcastle United terjadi di tengah jeda internasional bulan Oktober. Akusisi itu memunculkan banyak isu dalam perombakkan atau revolusi yang akan dilakukan klub.

Maklum saja, Newcastle diambilalih oleh PIF (Public Investment Fund) yang berada di bawah naungan Pangeran Arab Saudi, Pangeran Mohammed Bin Salman. Kekayaannya mencapai 300 miliar juta euro lebih, melebihi pemilik Manchester City dan PSG.

Wajar jika Newcastle diprediksi bakal jor-joran membeli pemain bintang di masa depan, serta mengganti pelatih yang saat ini ditangani oleh Steve Bruce dengan nama-nama top dan punya CV bagus lainnya.

Salah satu manajer yang dikaitkan itu adalah Jose Mourinho yang saat ini menangani AS Roma. The Special One berbicara kepada media mengenai akuisisi tersebut.

Baca Juga:

Bukan Solskjaer, Jose Mourinho Punya Pengaruh Besar dalam Karier Lingard

Ronald Koeman dalam Tekanan, Jose Mourinho Bisa Membantu

Dua Pemain Inggris AS Roma Ukir Rekor di Eropa

Sir Bobby Robson dan Jose Mourinho

Mourinho tak berbicara secara spesifik mengenai akuisisi tersebut, tetapi ia menuturkan adanya ikatan emosional dengan fans dan kota karena mantan manajer terkenal Newcastle, Sir Bobby Robson.

“Di Newcastle, saya tidak punya apapun untuk dikatakan. Sama sekali tidak ada yang bisa dikatakan," tutur Mourinho sebagaimana dilansir dari Sky Sports.

"Satu-satunya hal yang bisa saya katakan adalah bahwa selama bertahun-tahun, saya bekerja dengan salah satu tokoh terpenting dalam sejarah Newcastle, Sir Bobby Robson, dan karena itu saya selalu memiliki sedikit hubungan emosional dengannya. kota itu dan basis penggemar. Tapi tidak lebih dari itu."

Mourinho juga mengindikasikan masih akan melatih Il Giallorossi. Fokusnya saat ini untuk Roma dan manajer asal Portugal itu betah melatih Roma.

"Saya di sini, saya sangat senang berada di sini. Saya 100 persen fokus pada proyek Roma, proyek Friedkin," tegas pria yang juga pernah melatih Inter Milan, Chelsea, Real Madrid, dan Manchester United itu.

Mourinho pernah bekerja di bawah arahan Robson kala ia masih melatih Sporting Lisbon, Porto, dan Barcelona. Pada awalnya Mourinho jadi penerjemah tapi lambat laun bertanggung jawab melatih. Robson melatih Newcastle pada medio 1999-2004.