BolaSkor.com - Jose Mourinho dikenal sebagai manajer yang memiliki rasa percaya diri tinggi hingga terkesan arogan. Sifat itu nampaknya belum hilang karena dirinya berani menjanjikan trofi untuk Tottenham Hotspur.

Kualitas Mourinho sebagai juru taktik jempolan memang tak perlu diragukan. Keberhasilan meraih trofi-trofi bergengsi bersama FC Porto, Chelsea, Inter Milan, Real Madrid, hingga Manchester United menjadi buktinya.

Meski begitu, meraih trofi bersama Tottenham tentu bukan hal yang mudah untuk dilakukan. The Lilywhites sudah puasa gelar selama 12 tahun.

Baca Juga:

Eric Dier Jalani Sanksi 4 Pertandingan Buntut Ribut dengan Suporter Tottenham Hotspur

Jose Mourinho Jadi Manajer Kelima yang Raih 200 Kemenangan di Premier League

Hugo Lloris dan Heung-min Son Ribut, Jose Mourinho: Kejadian yang Indah

"Sekarang saya fokus pada kontrak tiga yang saya miliki. Saya percaya bahwa dalam tiga tahun kontrak saya kami bisa memenangi trofi," kata Mourinho dilansir Goal.

Banyak orang mulai meragukan kemampuan Mourinho dalam menangani sebuah tim. Apalagi Tottenham yang ditanganinya sejak November 2019 tak kunjung tampil konsisten.

Harry Kane dan kawan-kawan masih tertahan di peringkat kesembilan dengan empat laga tersisa. Tottenham Hampir pasti absen dari kompetisi Eropa musim depan.

Namun kondisi itu tak sedikit pun mengurangi optimisme Mourinho. Ia hanya meminta manajemen dan penggemar Tottenham mau bersabar menunggu dirinya membentuk tim yang tangguh.

"Saya merasa optimistis bisa melakukannya karena saya bekerja sejak hari pertama di sini. Karena saya percaya kami akan melakukan perubahan di skuat dan tak perlu melakukan investasi besar seperti musim panas lalu," tambahnya.

"Tengok saja Jurgen Klopp dan Liverpool. Mereka perlu empat tahun lalu membeli kiper dan bek terbaik di dunia dalam proses memenangi banyak prestasi."

Secara materi pemain, Tottenham diperkuat sejumlah nama berkategori bintang. Namun mereka belum memiliki mentalitas juara.

Hal inilah yang nampaknya coba diperbaiki Mourinho. Jika mampu mempersembahkan trofi untuk Tottenham, status sebagai The Special One tentu akan kembali diakui publik.