BolaSkor.com - Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, menghadapi mosi tidak percaya. Sejauh ini, sudah ada lebih dari 16.500 tanda tangan yang diverifikasi.

Gerakan yang dinamai Mes que una Mocio itu diluncurkan pada Agustus, sehari setelah Lionel Messi mengirim burofax kepada Barcelona untuk mengungkapkan niat angkat kaki. Tujuan gerakan adalah untuk menggulingkan Bartomeu.

Baca Juga:

Datang Tidaknya Memphis Depay ke Barcelona Bergantung pada Manchester United

Dua Gelandang Jangkar dan Keseimbangan Taktik Ronald Koeman di Barcelona

Sergino Dest Beberkan Alasan Menolak Bayern Munchen

Josep Maria Bartomeu

Calon presiden Barca, Jordi Farre, yang menjadi pelopor petisi menilai kasus Lionel Messi adalah puncak gunung es. menurutnya, presiden dan dewan direksi Barca berada di balik segudang masalah selama ini.

Sejauh ini, proses verifikasi terus dikerjakan. Telah terkumpul 16.521 tanda tangan yang dikonfirmasi memenuhi ambang batas untuk memicu mosi tidak percaya kepada Bartomeu.

Sekarang, Barcelona harus menetapkan tanggal, dalam 20 hari ke depan, untuk melangsungkan referendum yang diikuti oleh 154.000 anggota klub. Untuk mendepak Bartomeu, diperlukan lebih dari 66,6 persen suara.

Jika itu terjadi, Barcelona harus mengadakan pemilihan presiden baru. Selain Farre, mencuat nama-nama lain seperti Victor Font dan Joan Laporta yang diisukan maju sebagai calon presiden Barca.

Sebelumnya, Barcelona pernah melangsungkan referendum untuk menentukan nasib presiden Josep Lluis Nunez pada 1998 dan Laporta pada 2008. Ketika itu, keduanya selamat dari pemecatan.

Harapan besar di balik mosi tidak percaya selain mendepak Bartomeu adalah membujuk Lionel Messi agar bertahan. Sejauh ini, belum ada tanda-tanda hubungan Barca dengan La Pulga mencair. Teranyar, Messi justru sakit hati melihat bagaimana cara Barcelona memperlakukan Luis Suarez.