BolaSkor.com - Pelatih Bayern Munchen, Julian Nagelsmann tampaknya tidak merindukan kehadiran Robert Lewandowski di skuatnya. Ia bahkan tak ragu Die Roten tampil lebih baik tanpa penyerang berkebangsaan Polandia tersebut.

Lewandowski merupakan mantan mesin gol Munchen selama hampir satu dekade terakhir. Namun ia memilih hengkang ke Barcelona pada musim panas lalu.

Kepergian Lewandowski terbilang mengejutkan karena Barcelona tidak dalam kondisi yang stabil. Sementara Munchen terus menegaskan diri sebagai penantang gelar juara Liga Champions setiap musimnya.

Baca Juga:

Prediksi dan Statistik Barcelona Vs Bayern Munchen: Ketika Menang Bukan Jaminan

Daftar Tim yang Sudah Menyegel Tiket 16 Besar Liga Champions

Dulu Kawan Sekarang Lawan, Alaba Tidak Terkejut dengan Penampilan Impresif Lewandowski

Menariknya, Barcelona dan Munchen tergabung di grup yang sama pada Liga Champions edisi terbaru. Raksasa Jerman itu mampu mengalahkan Blaugrana dengan skor 2-0 pada pertemuan pertama di Allianz Stadium.

Kini Munchen akan gantian bertandang ke markas Barcelona. Nagelsmann pun kembali menegaskan timnya baik-baik saja tanpa kehadiran Lewandowski.

"Saya melihat dia mencetak banyak gol (di Barcelona) dan saya pikir Barça sangat senang dia ada di sana. Namun kami memiliki awal yang sangat bagus tanpa dia," kata Nagelsmann pada sesi jumpa pers jelang laga.

"Kami memiliki lebih banyak gol daripada musim lalu. Lewy senang dan kami juga senang."

Julian Nagelsmann dan Robert Lewandowski

Pernyataan Nagelsmann sebenarnya patut diperdebatkan. Produktivitas gol Munchen sebenarnya mengalami penurunan ketimbang musim lalu.

Hingga memasuki pekan kesebelas Bundesliga 2022-2023, Munchen telah mengoleksi 32 gol. Pada periode yang sama musim lalu, mereka mampu membukukan 40 gol.

Hal yang sama juga berlaku di Liga Champions. Jumlah gol Munchen usai melewati empat laga fase grup lebih unggul musim lalu dengan 17 gol berbanding 13 gol.

Namun Nagelsmann mungkin melihat dari sudut pandang lain. Distribusi gol Munchen kini memang lebih merata dan tidak hanya mengandalkan satu orang saja.

Hal ini tentu membuat skema serangan Munchen lebih sulit diantisipasi. Nagelsmann juga punya banyak senjata untuk membobol gawang lawan.